Angkasa Pura 2

Inilah Jalur KA Mati yang Akan Dihidupkan Kembali

EmplasemenKamis, 1 Juni 2017
IMG-20170531-WA0045

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dari ribuan kilometer jalur kereta api (KA) peninggalan Belanda yang mati, ada beberapa yang menjadi prioritas untuk dihidupkan kembali (reaktivasi)

Reaktivasi yang akan dilakukan pemerintah itu, yakni jalur Padalarang-Cianjur, Tawang-Tanjung Emas, dan Semarang Kedungjati-Tuntang, dan Yogyakarta-Magelang

“Sedangkan yang sedang dilaksanakan adalah reaktivasi jalur KA Tuntang – Kedung Jati Jateng,” ujar Ketua Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (Maska) Hermanto Dwiatmoko di Jakarta, Rabu (31/5/2017) malam.

Namun dalam pelaksanaan reaktivasi rel KA tidak semudah yang dibayangkan. Hal itu kata dia mengingat banyak di area jalur KA, yang sudah dilakukan pembangunan oleh penduduk sekitar.

“Misalnya Yogyakarta-Magelang, tanah trek lama itu sudah jadi padat pemukiman, begitu juga Purwokerto ke Wonosobo, sudah rumah banyak itu,” tutur dia.

Selain jalur-jalur rel mati penghubung antar kota di masa Belanda itu, Kementerian Perhubungan, ditambahkannya, juga memprioritaskan reaktivasi jalur-jalur kereta yang menghubungkan langsung ke pelabuhan.

“Belanda saat itu, selalu membangun rel KA menuju pelabuhan-pelabuhan besar yang dibangunnya seperti Tanjung Perak, Tanjung Emas, dan Tanjung Priok,” pungkas Hermanto.

Dalam kesempatan itu, hadir pula mantan Dirjen Perkeretaapian Soemino, Tunjung Inderawan, dan beberapa insan perkeretaapian. (omy)