Angkasa Pura 2

Tingkatkan Konektivitas Transportasi Laut Antar Pulau, Wujudkan Kemandirian Maritim

DermagaRabu, 7 Juni 2017
IMG-20170607-WA0034

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus meningkatkan konektivitas transportasi laut antar pulau, sebagai bagian mewujudkan kemandirian maritim.

Dirjen Perhubungan Laut A Tonny Budiono menyebutkan, beberapa permasalahan dan hal-hal strategis dalam upaya mengoptimalkan pembangunan konektivitas antar pulau meliputi lima hal pokok.

“Antara lain profil Indonesia dalam konstelasi nasional maupun global, variabel konektivitas sebagai kunci peningkatan kemandirian dan daya saing ekonomi wilayah, identifikasi dan analisis peta prioritas (kebijakan) pembangunan konektivitas antar pulau, peluang dan kendala dalam optimalisasi pembangunan konektivitas, serta rekomendasi dan langkah strategis dalam rangka optimalisasi pembangunan konektivitas,” urai Tonny di Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Dalam konstelasi nasional maupun global, Indonesia memiliki posisi strategis dan berada pada sentral pelayaran dunia yang menjadi kunci penting dalam memperkuat kemandirian dan daya saing bangsa indonesia secara global.

“Sejalan dengan berbagai upaya peningkatan sistem transportasi laut dan merujuk pada agenda kemaritiman nasional, tentunya kita optimistis, posisi Indonesia akan semakin baik dan semakin diperhitungkan dalam konstelasi perdagangan dunia sehingga ke depan akan terus berkembang menjadi salah satu poros maritim dunia,” kata Tonny.

Dia mengungkapkan, uraian terkait hal tersebut, dipaparkan dalam kegiatan Forum Group Disscussion (FGD) “Optimalisasi Pembangunan Konektivitas Antar Pulau Guna Meningkatkan Kemandirian dan Daya Saing Ekonomi Dalam Rangka Tercapainya Tujuan Nasional” yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), kemarin (6/6/2017).

Tonny melanjutkan, tentang variabel konektivitas sebagai kunci peningkatan kemandirian dan daya saing ekonomi wilayah. Hal itu lantaran Indonesia merupakan kepulauan dan menuntut adanya konektivitas antar wilayah di dalamnya.

“Penguatan konektivitas nasional dimaksud memuat tiga prinsip utama yaitu: optimalisasi pertumbuhan melalui kesatuan kawasan, bukan keseragaman dengan menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan, integrasi moda dalam konsep inter-moda supply chain system yang menghubungkan hinterland dengan pusat-pusat pertumbuhan, dan pertumbuhan inklusif,” tuturnya.

Artinya, apa yang dilakukan harus menyentuh semua lini dan dilakukan secara komprehensif.

Terkait dengan kebijakan pembangunan konektivitas, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan telah melakukan berbagai upaya pembangunan transportasi laut yang didasarkan pada Nawacita. (omy)

loading...