Angkasa Pura 2

Mewaspadai Angkutan Plat Hitam Saat Arus Mudik Lebaran 2017

Dermaga Emplasemen KoridorKamis, 8 Juni 2017
2017-06-08-09-55-49-1678129592

JAKARTA (Beritatrans.com) – Saat mudik tiba, di daerah yang hingga kini belum tertuntaskan adalah maraknya angkutan pelat hitam. Pemerintah termasuk Pemda harus menuntaskan masalah ini dengan menyiapkan angkutan umum yang resmi dan terkontrol.

 ”Mereka beroperasi di terminal, stasiun, pelabuhan, bandara dan lainnya. Tapi biasanya memberlakukan tarif yang jauh lebih mahal,” kritik Kepala Lab Transpirtasi Unika Ssoegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno kepada Beritatrans.com di Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Menurut Ketua MTI Jawa Tengah itu, mereka seakan diizinkan  beroperasi padahal membuat pemudik terbebankan. Masalah ini yang selalu berulang dan tak kunjung terselesaikan.

“Tarif yang dikenakan lebih mahal dari tarif dari asal berankat sampai simpul transportasi (bandara, terminal, stasiun, dan pelabuhan),” jelas Djoko.

Otoritas bandara, pelabuhan dan Pemda, pinta Djoko,  hendaknya mampu menghilang angkutan pelat hitam. Bukannya membiarkan seolah ritual tahunan.

Pemda, tambah Djoko harus dapat menjamin pemudik tidak terganggu angkutan plat hitam. “Sediakan angkutan umum yang baik dan lakukan pembinaan sesuai ketentuan UU yang berlaku,” tegas Djoko.(helmi)

loading...