Angkasa Pura 2

Airnav Siapkan Navigasi Terbaik Untuk Bandara di Papua

Bandara KokpitJumat, 9 Juni 2017
IMG-20170608-WA0044

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Utama Air Navigation Indonesia (AirNav), Novie Riyanto Rahardjo mengatakan, pengelolaan rute udara di Papua menjadi tantangan tersendiri untuk perseoran dalam melayani.

Hal itu, lantaran kondisi geografis di Papua sangat berbeda dengan daerah lainnya. Namun kebutuhan penerbangan sangat tinggi.

“Ini menjadi tantangan tersendiri, dan menjadi kewajiban kita untuk membangun dan membenahi fasilitas bandara-bandara di Papua,” kata Novie di Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Untuk mengatasi hal itu, pihaknya akan bekerjasama dengan Boeing untuk melakukan navigasi melalui satelit di Papua. Intinya ingin memberikan pelayanan terbaik kepada pesawat udara. End to endnya kepada penumpang.

Menurutnya, AirNav merupakan BUMN yang tak berorientasi untuk mencari keuntungan. Kendati demikian, katanya, Airnav tetap akan memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang.

“Jadi memang kita dibentuk khusus untuk melayani pesawat udara di seluruh front udara yang dikelola Indonesia, takdirnya untuk melayani,” tuturnya.

Dia menambahkan, bila ada apapun terjadi di lapangan seperti ada pesawat hilang, pesawat kepleset, pesawat nabrak gunung, pesawat kecelakaan fatal itu memang AirNav yang tahu lebih dulu.

“Jadi bisnisnya Airnav begitu, penuh dengan menjaga keselamatan penerbangan. Kedepan banyak program yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Tanpa menjelaskan besaran anggaran pembenahan fasilitas di bandara-bandara di Papua, Novie memastikan, investasinya tidak sedikit mengingat di Papua, hampir semua kecamatan memiliki bandara yang minim fasilitas navigasi.

“Pesawat menjadi satu-satunya transportasi bagi masyarakat di sejumlah kecamatan di Papua,” pungkasnya. (omy)