Angkasa Pura 2

Bandara Wiriadinata Tasikmalaya Resmi Menjadi Komersial

Bandara KokpitJumat, 9 Juni 2017
IMG-20170609-WA0016

TASIKMALAYA (BeritaTrans.com) – Hari ini (9/6/2017) Bandara Wiriadinata, Tasikmalaya menjadi enclave sipil dan dioperasikan untuk penerbangan sipil komersial.

Penandatangan dilakukan Pangkoopsau I Marsda TNI Imran Baidirus, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso, dan Walikota Tasikmalaya Budi Budiman di Bandara Wiriadinata, Tasikmalaya.

Menurut Agus, Presiden Jokowi menginstruksikan agar Bandara Wiriadinata bisa beroperasi dalam sebulan ke depan. Kemhub sudah menyiapkan pengoperasian bandara tersebut.

“Sudah ada maskapai yang aplly untuk terbang ke Tasik. Kami sedang memproses perizinannya. Nanti maskapai ini akan terbang menggunakan pesawat ATR 72,” jelas Agus.

Sebelum pengoperasian, ada beberapa hal yang perlu dibenahi agar bandara milik TNI AU ini bisa operasi komersial. Sementara itu, terkait navigasi penerbangan, hanya dari satu sisi saja untuk lepas landas dan mendarat.

“Pepohonan dan semak di sisi utara runway itu perlu dipangkas agar sudut pendaratan pesawat lebih clear,” kata Agus.

Dia mencontohkan, tadi melihat pesawat C295 yang dinaiki Presiden Jokowi landing-nya agak di tengah karena ada semak-semak yang masih tinggi itu.

Landasan pacu yang 1.200 x 30 meter, walaupun cukup untuk didarati ATR 72-500/600 tapi masih restriksi, belum dengan kapasitas penumpang penuh 72-78 orang. Karena itu, ke depan landasan akan diperpanjang.

Menurut Walikota Budi, masih ada 600 meter lahan di sisi selatan landasan pacu milik TNI AU yang bisa untuk perpanjangan landasan. Dia pun menyambut antusias dijadikannya Wiriadinata sebagai bandara komersial.

“Sejak tahun 2005 sudah ada usulan itu,” kata Budi.

Bahkan sejak menjabat sebagai walikota tahun 2012, ia terus berupaya agar Tasikmalaya memiliki bandara komersial. Alasannya, potensi ekonomi kota dan sekitarnya sangat besar.

Dirjen Perhubungan Udara pun mengakui, perekonomian Tasikmalaya cukup maju dengan potensi yang besar. “Dengan adanya penerbangan ke sini, diharapkan perekonomiannya makin lebih baik lagi,” ucap Agus.

Terminal bandara pun akan dibenahi, terutama akses menuju teminal yang saat ini masih masuk ke sisi udara (air side). Untuk sekarang akan dipagar dulu dan aksesnya di luar pagar. Nanti akan dibangun akses yang tidak melewati air side, di bagian barat daya. (omy)