Angkasa Pura 2

Djoko: Ini Solusi Alternatif Jika Nanti Sampai Terjadi Kemacetan Saat Arus Mudik

Koridor SDMJumat, 9 Juni 2017
kemacetan-di-ruas-tol-pejagan-brebes-timur-jateng_20160704_165608

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan, Polri dan Pemda melalui Dinas Perhubungan perlu menyiapkan antisipasi dini jika nanti terjadinya kemacetan saat puncak arus mudik Lebaran 2017.

“Pemerintah harus mengambil peran untuk mengatur dan mengatasi masalah termasuk jika nanti sampai terjadinya kemacetan panjang. Jangan sampai kasus horor brexit kembali terulang dan menelan korban jiwa,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno, ST, MT menjawab Beritatrans.com di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengatakan, setidaknya ada tiga titik krusial yang berpotensi memicu kemacetan saat arus mudik di sepanjang jalur Pantura Jawa. Mereka adalah tol exit Pejagan, tol exit Brebes Timur dan tol exit Weleri (meski baru fungsional).

Menurut Djoko, perlu dilakukan rekayasa lalu lintas dan pengaturan sedemikian rupa sehingga tidak sampai terjadi kemacetan panjang di jalur Pantura dan jalur selatan Jawa.

Pertama, lanjut Ketua MTI Jawa Tengah itu, pengendalian juga harus dilakukan di hulu seperti Jakarta dan kota-kota berikutnya, jika arus lalu mulai terjadi kepadatan atau tersendat.

Perlu Informasi Sejak Dini

Kedua, papar Djoko, informasi exit tol harus diberikan minimal dari Cirebon di Jawa Barat. Para pengguna jalan sudah mulai diurai untuk ke luar tol terdekat, jika memang di depan sudah terjadi kepadatan lalu lintas.

Bagi warga masyarakat yang kan melitas ke jalur selatan Jawa, diinformasikan paling akhir hingga Pemalang, Jawa Tengah. Dengan begitu, para pemudik bisa melintas melalui jalur ke selatan untuk bisa lewat Randudongkal -Purbalingga.

Jika keluar lewat exit tol Pejagan, tambah Djoko, juga akan lebih lancar tidak seperti tahun sebelumnya. Beberapa titik kurisl yang sering memicu kepadatan dan atrean panjang di jalur selatan Jawa sudah dibenani guna menghindari antrean panjang.

“Sebanyak empat perlintasan sebidang dengan jalan rel yang mengakibatkan antrian panjang sebidang sudah dibuat tidak sebidang dalam bentuk flyover (FO). Mereka itu yakni FO Dermoleng, FO Kretek, FO Klonengan dan FO Kesambi,” tegas Djoko.(helmi)

loading...