Angkasa Pura 2

Menhub Gelar Teleconference Kesiapan Angkutan Lebaran 2017/1438 H

Bandara Kokpit KoridorJumat, 9 Juni 2017
IMG_20170609_132200

JAKARTA (beritatrans.com) – Menteri Perhuhungan Budi Karya Sumadi menggelar teleconference kesiapan Angkutan Lebaran 2017/1438H bersama sejumlah unit pelaksana teknis Kementerian Perhubungan di sejumlah daerah, termasuk dengan beberapa unit layanan transportasi lainnya, Jumat (9/6/2017).

Kegiatan yang dilaksanakan di lantai 25 Gedung Karya tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo, Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Wahju Satrio Utomo, Direktur Jenderal Perhubungan Laut A Tonny Budiono, Kepala Badan Litbang Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti, dan sejumlah pejabat lainnya.

IMG_20170609_132054

Sedangkan UPT dan unit layanan transportasi yang mengikuti teleconference diantaranya adalah Gate Tol Cikarang Utama, Bandara Soekarno Hatta, Pelabuhan Batam, Pelabuhan Balikpapan, Pelabuhan Jayapura, Otoritas Pelabuhan Makassar, ASDP Ketapang, ASDP Banten, Angkasa Pura 2 Palembang, Angkasa Pura 1 angurah Rai, dan Terminal Harjamukti, Cirebon, Jawa Barat.

Melalui tekonologi video komunikasi jarak jauh tersebut Menhub Budi mempertanyakan kesiapan Bandara Soekarno-Hatta, Banten dan sekaligus berpesan agar terus meningkatkan kesiapsiagaan bandara tersebar di Indonesia ini.

“Jangan lengah! Terus lakukan pemantauan dan koordinasi dengan semua pihak,” ujar Menhub.

IMG_20170609_132126

Sekjen Kemhub Sugihardjo yang mendapat giliran mempertanyakan kesiapan pintu tol utama Cikarang juga berpesan agar seluruh petugas pintu tol Cikarang memantau pergerakan kendaraan detik per detik. Sebab pintu tol utama Cikarang ini sebagai titik awal dan kunci suksesnya kelancaran arus kendaraan pemudik dari Jakarta menuju ke Jawa dan sekitarnya.

“Arus kendaraan itu serupa dengan arus air. Tidak bisa dibendung sebab pasti akan meluap. Tetapi harus diatur alirannya jangan sampai terjadi sumbatan. Itu yang harus difahami betul oleh teman-teman petugas pintu tol, terutama yang bertugas di pintu tol utama Cikarang,” ujar Sugihardjo.

Inspektur Jenderal Kemhub Wahju Satrio Otomo melakukan hal serupa ketika mendapat giliran berkomunikasi jarak jauh dengan Syahbandar Pelabuhan Balikpakan.

“Hati-hati jangan mengecewakan masyarakat. Sediakan sarana komunikasi dan informasi yang mudah dijangkau. Sehingga tidak menyulitkan dan meresahkan calon penumpang yang ingin mendapat informasi jadwal pelayaran dan yang lainnya,” kata Wahju Satrio Utomo.

Sedangkan Dirjen Hubla A Tonny Budiono yang mendapat giliran mempertanyakan kesiapan angkutan Lebaran di Pelabuhan Batam meminta agar seluruh petugas di lapangan betul-betul memperhatikan aspek kelaiklautan kapal sebelum kapal tetsebut diberangkatkan.

“Jangan main-main dengan keselamatan pekayaran. Cek betul kesiapan kapal, baik dari aspek administratif maupun kelengkapan alat-alat keselamatan kapalnya,” kata Tonny. (aliy)