Angkasa Pura 2

Bus Angkutan Lebaran Harus Laik Jalan dan Dioperasikan SDM Profesional Di Bidangnya

KoridorSabtu, 10 Juni 2017
IMG-20170610-WA0070

IMG-20170610-WA0072

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pemerintah melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Kementerian Perhubungan, Pemda dan operator angkutan dan pihak terkait terus menyiapkan sarana dan fasilitas untuk mendukung penyelenggaraan arus mudik Lebaran 2017 yang baik, selamat, aman dan nyaman.

Selain menyiapkan sarana dan fasilitas transportasi umum, sumber daya manusia (SDM) yang baik dan andal baik di regulator serta operator. “Kita imbau masyarakat mudik menggunakan angkutan umum, dan tidak menggunakan sepeda motor untuk pulang mudik ke kampung halaman,” kata Kepala BPTJ Bambang Prihartono disela-sela ramp check di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Sabtu (10/6/2017).

Di Terminal Pulogebang Takarta Timur, lanjut Bambang didampingi Kepala Terminal Pulogebang Ismanto, telah disiapkan 6.500 bus AKAP dengan kapasitas sekitar 2,5 juta penumpang. Jika digunakan dengan baik, tentu akan bisa membantu memfasilitasi perjalanan mudik ke kampung halaman.

BPTJ, lanjut dia, akan memastikan semua bus AKAP yang melayani arus mudik dari kawasan Jabodetabek harus dipastikan laik jalan. “Kita akan turunkan tim untuk melakukan ramp check guna memastikan bus AKP laik jalan. Tim akan diturunkan di tujuh terminal AKAP di daerah Jabodetabek,” kata Bambang Pri didampingi Kepala Terminal Pulogebang Ismanto tersebut.

Bukan hanya itu, papar dia, semua awak bus AKAP baik pengemudi dan kodektor harus bebas miras dan narkoba. Setiap terminal akan ada Posko Angkutan Lebaran Teradu, termasuk dari Kementerian Kesehatan RI. Posko Lebaran itu terdiri dari berbagai instansi seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Bappenas, Pemda, Polri, dan lainnya.

IMG-20170610-WA0071

Bebas Mirah dan Narkoba

“Nanti akan tim dokter dan paramedis yang akan melakukan tes urine untuk memastikan mereka (awak bus AKAP) itu bebas dari penyalahgunaan miras dan narkoba. Jika memang tidak bebas keduanya, maka tidak diizinkan mengoperasikan angkutan umum terlebih saat mudik Lebaran 2017 ini,” jelas Bambang Pri.

Orang nomor satu di BTTJ itu memastikan, semua bus AAP serta SDM yang akan melayani arus mudik Lebaran 2017 sampai saat baik nanti benar-benar baik dan laik jalan. Mereka harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, untuk keselamatan dan keamanan di perjalanan.

“Jika sa,pai ada temua, ada pihak tertentu atau awak bus yang tidak memenuhi kelaikan jalan, maka tidak akan diizinkan untuk beroperasi. Mereka harus memperbaiki sampai laik jalan dan juga dioperasikan oleh SDM yang profesional di bidangnya,” tegas Bambang Pri.(helmi)