Angkasa Pura 2

Di SMK 4 Pelayaran Cilegon, Pushidrosal Sosialisasi Pentingnya Peta Laut Untuk Keselamatan Pelayaran

Dermaga HankamSabtu, 10 Juni 2017
2017-06-10 22.10.19

CILEGON (BeritaTrans.com) – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) rajin sosialisasi pentingnya peta laut dalam memberikan jaminan keselamatan pelayaran di perairan Indonesia dan sebagai salah satu bagian dalam mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

 Sosialisasi itu paling anyar, rilis disinfolahta Pushidrosal menyebutkan digelar di sela-sela kegiatan melakukan inspeksi kegiatan survei dan pemetaan hidro-oseanografi yang dilaksanakan oleh KRI Rigel-933 di perairan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I.

Personel Pushidrosal Kolonel Laut (T) Aji Nurmanihadi, M.Sc (Dirlog Pushidrosal) didampingi Kolonel Laut (P) Dyan Primana S,M.Sc (Kadispeta Pushidrosal),  melakukan sosialisasi pentingnya peta laut sebagai bagian dalam mewujudkan Indonesia sebagai Poros  Maritim Dunia di depan taruna-taruni SMK 4 Pelayaran, Cilegon, Jawa Barat,

Kolonel Laut (T) Aji Nurmanihadi menyampaikan bahwa perairan Indonesia merupakan perairan yang sangat startegis, karena sebagai Sea Line of Communication (SLOC) bagi kapal-kapal yang berlayar mengingat posisi Indonesia dipersilangan dua samudera dan dua benua.

Peta Laut Indonesia yang termutakhirkan datanya akan memberikan jaminan keselamatan bagi-kapal-kapal yang berlayar di perairan Indonesia, sehingga distribusi ekonomi akan cepat dan mudah tersebar ke seluruh pelosok tanah air.

Hadir dalam cara sosialisasi ini Kepala Sekolah SMA 4 Pelayaran, Cilegon, Komandan KRI Rigel, beserta perwira Lanal Banten. Para taruna – taruni SMK 4 Pelayaran, Cilegon sangat antusias mengikuti acara ini.

Dengan sosialisasi ini para taruna-taruna SMK 4 Pelayaran Cilegon yang merupakan calon-calon pengawak kapal-kapal diharapkan dapat lebih memahami pentingnya peta laut.

Pada kesempatan itu, Kolonel Laut (T) Aji Nurmanihadi mewakili Kepala Pushidrosal, Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro menyerahkan bantuan berupa peta laut dan buku-buku publikasi nautika yang dapat dimanfaatkan oleh para taruna-taruni untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. (agus w).