Angkasa Pura 2

Menhub Budi Karya Ancam Tutup PO Bus Yang Berangkatkan Penumpang Dari Pool

Aksi Polisi KoridorSabtu, 10 Juni 2017
Menhub Ramp3

TASIKMALAYA (Beritatrans.com) – Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan masih terdapat pengusaha perusahaan otobus (PO) yang menjual tiket dan memberangkatkan penumpang tidak pada tempat yang sudah disediakan (terminal sus). Mereka justru memberangkatkan bus dari pool bus yang bersangkutan di luar terminal.

Menhub Budi Karya menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi jika masih terdapat PO bus yang melanggar UU atau masih menjual tiket dan memberangkat penumpang melalui pool PO.

“PO Bus akan kita imbau terlebih dahulu, namun saat kita beri peringatan 1 sampai 3 tapi. Jika tidak ada perubahan, kita tidak segan-segan untuk menutup sekalipun PO bus tersebut bagus,” jelas Menhub Budi Karya disela-sela kunjungan kerja ke Tasimalaya, Jawa Barat, Sabtu (10/6/2017).

“Tidak boleh ada PO yang menjual maupun memberangkatkan dari pool PO. Contohnya kita sudah sediakan bangunan seluas 7 hektar di Pulogebang tapi ada PO yang tidak patuh. Saat ini sudah ada Surat Edaran Dirjen Perhubungan Darat yang melarang untuk menggunakan pool PO sebagai tempat menjual dan berangkat,” kata Menhub lagi.

menhub ramp4

Hal ini juga dikeluhkan penumpang bus yang sempat berbicara dengan Menhub. “Tadi saya tanya ke satu penumpang yang mau pulang ke Cilacap dari Subang. Dia kesulitan mencari bis jurusannya di Terminal karena bisnya jurusan tersebut diberangkatkan dari poolnya masing-masing,” ujar Menhub.

Ke depan, Menhub ingin Terminal Indihiang dapat menjadi simpul transportasi di Kota Tasikmalaya Jawa Barat.

“Kita akan melakukan evaluasi terhadap PO, Terminal Tipe A kan sudah diserahkan kepada Pusat, kita ingin membuat terminal di sini menjadi ramai sehingga dapat menjadi suatu simpul konektivitas,” tandas Menhub Budi Karya.(helmi)