Angkasa Pura 2

Kementerian Perhubungan Berencana Reaktivasi Jalur KA di Selatan Jawa

Emplasemen KoridorMinggu, 11 Juni 2017
Menhub Stasiun tasik

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan berencana untuk mengaktifkan jalur kereta api (KA) selatan Jawa karena penumpangnya banyak namun KA-nya sedikit. Reaktivasi jalur KA selatan Jawa ini bisa menjadi solusi kepadatan lalu lintas di jalan raya sekaligus mengurangi beban dan tingkat kerusakan jalan raya.

Demikian disampaikan Menhub Budi Karya disela-sela kunjungan kerja ke jalur selatan Jawa Barat menjelang arus mudik Lebaran 2017, di Tasikmalaya, Sabtu (10/6/2017).

Dalam kunjungan ke Stasiun KA Tasikmalaya, Menhub sempat berdialog dengan warga. Dalam pertemuan itulah, warga tersebut mengaku sulit mendapatkan layanan KA di lintas selatan Jawa. Padahal, banyak jaringan rel KA bhakan sudah dibangun sejak zaman Kolonial Belanda.

Menhub Dailog warga

Melalui akun @kemenhub151 disebutkan, “Apabila penambahan jalur kereta api ini berhasil (selatan Jawa), maka tekanan beban jalan juga akan berkurang.”

Seperti diketahui, beban jalan raya baik di jalur pantura atau Selatan Jawa sudah demikian tinggi. Meski jaln tol Trans jawa sudah demikian maju, tapi kemacetan di jalan raya masih tinggi.

Seperdi diketahui, kepadatan lalu lintas di lintas selatan JAwa mulai Jawa Baratm Jawa Tengah dan DIY sudah semakin tinggi. Mulai Rancaekek, Nagrek, Gentong dan jalur-jalur krusial lainnya masih menjadi titik kurisal dan rawan macet saat arus mudik Lebaran tiba.(helmi)