Angkasa Pura 2

Ini Rekomendasi BPTJ Terkait Penanganan Lalin Stasiun Tanah Abang

Emplasemen KoridorSelasa, 13 Juni 2017
18949822_135728930313645_1905750647924326400_n

JAKARTA (BeritaTrans.com) Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memberikan beberapa rekomendasi dan saran terkait dengan penanganan rencana lalu lintas di jaringan jalan sekitar stasiun Tanah Abang.

Plt Kepala BPTJ Bambang Prihantono menyebutkan, dari kajian BPTJ, tingkat pelayanan di jaringan jalan di Stasiun Tanah Abang tergolong rendah dengan parameter kecepatan.

“Pada jalan Jati Baru Raya, kecepatannya sekitar 9-10 km/jam pada saat jam sibuk,” tutur Bambang di Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Untuk itu disarankan agar dibangun pembuatan pagar antara badan jalan dengan trotoar yang akan menghilangkan konflik lalu lintas antara kendaraan dengan pejalan kaki yang menyeberang tidak pada tempatnya.

“Karena selama ini menyebabkan terjadinya antrian dan perlambatan kendaraan,” katanya.

Penggunaan angkutan umum masal, perlu dilakukan. Integrasi antar modanya dengan fasilitas prasarana halte Transjakarta harus ada. Hal ini bertujuan agar penumpang yang turun dari moda kereta api mendapatkan pelayanan dengan kualitas sama dengan yang diberikan Transjakarta.

“PT. Transportasi Jakarta, telah bersedia membangun halte di lahan stasiun yang disediakan PT. KAI atau lahan pemerintah Provinsi DKI,” imbuh dia.

BPTJ lanjut Bambang, juga menyarankan penataan dengan mengakomodasi ojek yang berada di jaringan jalan stasiun Tanah Abang, agar dapat diberikan tempat khusus pada lahan stasiun kereta api.

“Implementasi rekomendasi BPTJ terkait pembuatan pagar antara badan jalan dengan trotoar, sudah dilaksanakan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, sedangkan rekomendasi kedua dari BPTJ sedang dimatangkan oleh berbagai stakeholder,” urai dia.

Bambang menambahkan, ntuk memfasilitasi penyeberang yang berasal dari stasiun Tanah Abang, Dinas Bina Marga merencanakan pembangunan Sky Walk yang menghubungkan langsung antara stasiun Tanah Abang dengan pasar Blok G dan membuat plaza yang menjadi icon baru Tanah Abang. (omy)

Foto : ilustrasi