Angkasa Pura 2

Mulai H-4 Lebaran Truk Lebih Dua Sumbu Dilarang Melintas dan Jembatan Timbang Tutup

Aksi Polisi Koridor OtomotifSelasa, 13 Juni 2017
IMG-20170613-WA0057

JAKARTA (Beritatrans.com) – Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto Iskandar menegaskan, kendaraan truk dengan sumbu lebih dari dua dan berat melebihi 14 ton dilarang melintas di jalur mudik di seluruh Jawa dan Lampung.

“Pembatasan kendaraan truk itu dimulai H-4 Lebaran sampau H+3 Lebaran. Kecuali  kendaraan angkutan BBM, bahan kebutuhan  pokok serta komoditas lain yang diatur pemerintah,” kata Dirjen  Pudji dalam paparan Rencana Operasi Angkutan Lebaran 2017 di Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Sementara, lanjur dia, untuk kendaraan angkutan bahan galian seperti pasir, batubara dan lainnya  dilarang melintas di jalur mudik Jawa dan Lampung mulai H-7 Lebaran.

“Pembatasan kendaraan  tersebut dilakukan untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2017. Selain itu juga meningkatkan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan mudik dan balik Lebaran nanti,” kata Dirjen Pudji.

Kebijakan lain yang dilakukan Pemerintah selama H-4 Lebaran adalah menutup seluruh Jembatan Timbang. Selanjutnya, mereka akan digunakan sebagai kantong parkir  untuk menambah rest area yang sudah ada sebelumnya.

“Pengemudi angkutan  umum dan juga kendaraan pribadi harus istirahat setelah kerja sama 4 jam. Mereka harus istrihat sebelum melanjutkab perjalanan kembali,” kilah Pudji.

Kendaraan  angkutan umum khususnya bus AKAP selain harus istirahat   di perjalanan juga  harus ada pengemudi pengganti.  Saat berhenti dan
melakukab pergantian pengemudi yang terbaik di rest area.

“Mereka membawa penumpang dalam jumlah banyak dan harus lebih siap dan sehat untuk mengemudikan kendaraan sampai tujuan. Jadi mereka harus ada waktu istirahat yang cukup,” papar Pudji.

Dirjen Pudji berharap pelaksanaan mudik Lebaran 2017 harus kehih baik, aman, nyaman dan selamat. “Semua pihak harus fokus pada keselamatan dan meningkatkan pelayanan  selama perjalanan mudik dan balik Lebaran mendatang,” tegas dia.(helmi)