Angkasa Pura 2

Menhub Akui Sistem Online Tiket Bus Belum Efektif

KoridorSelasa, 20 Juni 2017
IMG_20170620_193546

JAKARTA (BeritaTrans.com) -‎ Memantau arus mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Menteri Perhubungan (Menhub) mengakui bahwa sistem pembelian tiket online pada angkutan bus Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP) belum berjalan efektif.

Hingga saat ini, masih banyak calon penumpang yang masih membeli langsung tiket busnya di loket di terminal atau membayar di atas bus.

“Masa Lebaran ini, sistem banyak yang belum diketahui masyarakat, kita rasakan sistem online belum berjalan efektif, makanya diberikan toleransi pada mereka,” tutur Menhub, Selasa (20/6/2017).

Salah satu yang tidak berjalan efektif juga terjadi pada Terminal Pulogebang, Jakarta. Dalam hal ini, seluruh sistem tiket online bus AKAP dioperasikan Organisasi Angkutan Darat (Organda).

Menhub berencana memanggil Organda untuk kembali membicarakan terkait tiket online pada angkutan bus AKAP‎. Selain itu, dalam rencana pertemuan tersebut akan dibahas mengenai regulasi mengenai tiket online pada angkutan bus

“‎Saya akan undang Organda. Kita bicarakan, kan kita enggak mau sepihak menetapkan,” tutur dia.

Organda diberikan waktu enam bulan ke depan sistem pembelian bisa berjalan efektif. Jika masih tetap tidak efektif, maka akan menyerahkan pengelolaan sistem tiket online dengan menawarkan pada swasta.

“‎Tahun depan pasti. Makanya saya kasih waktu enam bulan ke Organda jika masih ingin mengelola. Kalau masih kurang, kita kasih ke swasta,” tuturnya.

Direktur Angkutan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Cucu Mulyana menambahkan, pihaknya meyakinkan bila pada angkutan Lebaran, tiket online pada bus dapat diterapkan secara penuh.

“In sya Allah bisa pada angleb tahun depan penwrapan tiket online bus AKAP,” ujar Cucu. (omy)