Angkasa Pura 2

Tingkatkan Kenyamanan di Pelabuhan, KUPP Kolaka Rangkul Pengamen dan Pengasong

DermagaKamis, 22 Juni 2017
IMG-20170622-WA0008

IMG-20170622-WA0009

KOLAKA (BeritaTrans.com) – Meningkatkan terus kenyamanan bagi penumpang di Pelabuhan, terutama pada saat angkutan Lebaran 2017, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kolaka merangkul para pengamen dan pedagang asongan.

“Kami berusaha dengan cara merangkul saat melarang mereka naik ke kapal RoRo,” jelas KUPP Kolaka Capt. Abdul Nasir yang akrab disapa Can di Kolaka, Kamis (22/6/2017).

Menurutnya, tdak semua kendala (yang sudah menjadi kebiasaan) di lapangan harus diselesaikan dengan kekerasan atau paksa dihentikan.

Dengan pendekatan Pemahaman dan Penjelasan yang tepat, diharapkan pengertian diterima dari para pengamen dan penjual asongan, agar tidak naik kapal untuk mengamen dan menjual.

“Sehingga para pengguna jasa/penumpang kapal yang ingin mudik dari Kolaka ke Bajoe dapat dengan nyaman dan leluasa di atas kapal tanpa gangguan pengamen dan penjual,” tutur Can.

Hal itu juga dicegah, untuk terhindar dari hal – hal yang tidak diinginkan, seperti modus pencopetan, penipuan, atau adu fisik.

IMG-20170622-WA0010

“Moto Mudik Bareng Guyub Rukun, harus benar-benar di wujudkan dengan pelayanan yang prima pada pengguna jasa,” imbuh dia.

Dengan begitu, pengguna jasa merasakan mudik yang berkesan dan nyaman dalam perjalanan dan sampai di tujuan masing-masing dengan aman tak terkendala.

Dia juga berharap, pola pikir masyarakat yang identik mudik dengan sarana transportasi laut yang berdesak desakan dan tak tertib dapat dihilangkan, tak terkecuali dari Pelabuhan Penyeberangan Kolaka.

Can pun tak sungkan membaur dengan pengamen untuk menyumbang lagu sebagai wujud solidaritas dan kebersamaan dengan komitmen untuk tidak mengamen di atas kapal lagi.

“Para petugas (Syahbandar) yang sedikit kelelahan dan lapar selepas pengawasan juga ikut menikmati bersama Nasi Kuning yang dijual pengasong,” pungkasnya. (omy)