Angkasa Pura 2

Faris Arif: Bangga Mewakili STTD Menjadi Presenter Reportase Arus Mudik

Koridor SDMJumat, 23 Juni 2017
IMG-20170623-WA0081

JAKARTA (Beritatrans.com) – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) bukan hanya mendidik calon-calon ahli transportasi darat. Kampus BPSDMP di Bekasi Jawa Barat itu juga melahirkan sosok taruna yang multitalenta dan peduli pada kepentingan bangsa dan negara serta sesama.

STTD mengirimkan ratusan tarunanya untuk membantu Posko Angkutan Lebaran mulai Pelabuhan Merak, Banten, Posko Kementerian Perhubungan serta beberapa terminal dan simpul-simpul transportasi di Jabodetabek.

Sedikitnya ada 4 taruna-taruni STTD juga mewakili kampusnya menjadi saah satu presenter Reportasi Arus Mudik yang di-up load live di akun @kemenhub151. Berbagai hasil liputan disajikan kepada masyarakat dengan gaya dan penampilan yang tak kalah dengan para presenter profesional di Tanah Air.

Salah satunya adalah taruna wakil STTD adalah Faris Arif. Ia dipercaya menjadi presenter berbagai liputan arus mudik dari berbagai daerah di Indonesia, Jumat (23/6/2017). Dengan bimbingan para staf Puskom Kementerian Perhubungan, Faris, begitu biasa disapa tampil off air dan mengambil gambar langsung di Posko Angkutan Lebaran Nasional Kemhub RI.

IMG-20170623-WA0079

Seleksi Lokal STTD

“Setelah seleksi lokal STTD akhirnya disepekati ada 4 orang yang mewakili almamater kita. Salah satunya saya yang melakukan rekaman di Posko Angkutan Lebaran hari ini,” kata Faris dalam perbincangan dengan Beritatrans.com di Jakarta, Jumat.

Menurut Faris, untuk tampil menjadi presenter mewakili STTD memang bukan pekerjaan mudah. Tapi, dengan tekad kuat saya harus bisa tampil prima dan menyampaikan hasil liputan Tim Puskom Kemhub serta para taruna transportasi dari berbagai titik di Tanah Air.

“Ada rasa bangga mewakili STTD. Meski diakui, menjadi presenter itu ternyata tidak mudah. Hari ini, normalnya cukup delapan sesi. Tapi, karena harus diulang-ulang sampai benar-benar pas, akhirnya rekaman yang dilakukan lebih banyak dari rencana semula,” papar putra Serang, Banten itu.

Selama ini, Faris juga menjadi salah satu mayoret marching band Gita Jata Wiratama STTD. “Prinsipnya sama, kita harus tampil prima dan memberikan hasil yang terbaik. Biasanya tampil di lapangan menjadi mayoret dan sekarang menjadi presenter. Tapi ini tugas mulia yang harus dijalankan dengan baik,” terang taruna madya STTD itu.

Menyampaikan berita hasil Reportasi Arus Mudik, menurut Faris menjadi momentum untuk berkarya dan membangun percaya diri di muka publik. “Selain itu juga menyampaikan berita terbaru dan terhangat dari tim di lapangan selama arus mudik Lebaran 2017. Semoga hasil liputan mudik ini bermanfaat bagi masyarakat khususnya mereka yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman,” terang Faris.

IMG-20170621-WA0084

Tugas di Stand Ditjen Hubdat

Taruna STTD yang bertugas di Posko Angkutan Lebaran Nasional 2017 sebenarnya ada beberapa orang. Mereka membantu in put data, terutama di stand Ditjen Perhubungan Darat (Hubdat), BPTJ serta membantu Tim Puskom Kemhub mempersiapkan dan menyajikan hasil Reportasi Arus Mudik 2017.

Taruni STTD lainnya yang juga bertugas di Posko Angkutan Lebaran Kemhub itu antara lain, Dilla Nurlaeni dan Ismayanti. Kedua taruni asal Jabodetabek ini ditugaskan untuk membantu di Direktorat LLAJ Ditjen Perhubungan Darat.

Bagi Dilla, tugas di Posko Angkutan Lebaran ini sudah yang kedua kalinya. “Banyak pengalaman dan tantangan baru diperoleh di posko ini. Paling tidak, kita bisa mengaplikasikam ilmu dan ketrampilan yang selama ini dipelajari di bangku kuliah,” papar Dilla yang dibenarkan koleganya Ismiyanti.

Yang lebih penting lagi, menurut Dilla, sebagai taruna transportasi STTD bisa ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan angkutan mudik sekaligus melayani masyarakat dengan sebaik mungkin. “Pengalaman inilah yang mungkin tidak kita dapatkan di tepat lain,” tandas Dilla.(helmi)