Angkasa Pura 2

Truk Tangki BBM Terbakar, 140 Orang Tewas

KoridorMinggu, 25 Juni 2017
alg-fire-oil-tankers-jpg

ISLAMABAD (BeritaTrans.com) – Sedikitnya 140 orang tewas dan puluhan luka ketika sebuah truk yang mengangkut bahan bakar minyak terbakar di dekat kota Ahmedpur Timur, Pakistan.

Banyaknya korban itu akibat kerumunan warga yang berdatangan untuk menyadap bahan bakar yang bocor dari kendaraan yang terbalik saat terbakar.

Laporan yang belum dikonfirmasi menyebutkan bahwa truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum terbalik.

Geo TV Pakistan, Minggu (25/6/2016), mengutip saksi mata menyebut, kebakaran kemungkin terpicu oleh orang yang merokok di tempat terbaliknya truk.

Helikopter tentara dikerahkan untuk mengangkut korban ke rumah sakit, juru bicara militer, Mayjen Asif Ghafoor mengatakan dalam sebuah cuitan.

Gambar-gambar dari tempat kejadian yang didtayangkan media Pakistan menunjukkan jasad-jasad hangus dan kendaraan yang gosong. Ada kekhawatiran bahwa jumlah korban tewas bisa meningkat.

Sedikitnya enam mobil dan 12 sepeda motor terbakar, lapor surat kabar Pakistan, Dawn.
‘Seruan polisi diabaikan’

Beberapa korban hanya akan dapat diidentifikasi dengan pengambilan sampel DNA karena jenazahnya terbakar sangat parah dalam kejadian tersebut, kata sejumlah laporan.

Sumber-sumber kepolisian mengatakan kepada kantor berita Pakistan, APP bahwa truk tanki tersebut membawa 25.000 liter BBM dan melakukan perjalanan dari Karachi ke Lahore.

Truk meluncur keluar jalan dan terbalik di daerah Kachi Pul, sekitar 8km dari Ahmedpur Timur.

“Orang-orang yang tinggal di desa-desa sekitar, bergegas ke tempat kejadian membawa jeriken dan wadah lain untuk mengambil BBM yang bocor, menelpon keluarga di desa lain untuk segera datang bergabung mengumpulkan minyak,” kata sumber tersebut.

Polisi menyerukan warga untuk orang menjauh dari truk tanki itu namun sia-sia.

“Tiba-tiba, api meletup dan berkobar di truk minyak itu, menyambar semua orang yang berada di sekitar truk,” sebut sumber-sumber kepolisian.

Sejumlah korban dibawa ke Rumah Sakit lain sejauh sekitar 50km karena rumah sakit terdekat tak memiliki layanan darurat uyntuk merawat luka bakar seperti itu. (lia/sumber BBC Indonesia).

Foto: ilustrasi

loading...