Angkasa Pura 2

Jojo Minta KAI Fasilitas Penumpang Selama Menunggu KA

EmplasemenRabu, 28 Juni 2017
ruang-tunggu

JAKARTA (Beritatrans.com) – Mekanisme waktu tunggu keberangkatan penumpang kereta api (KA) perlu terus ditingkatkan. Pemahaman dan kesadaran masyarakat juga harus makin baik, sehingga tidak ada lagi kasus-kasus salah naik, ketinggalan KA dan lainnya.

“Mereka (penumpang) masuk ke stasiun 1 jam sebelum keberangkatan, supaya mereka tidak salah naik kereta dan supaya tidak ada penumpukan penumpang di dalam stasiun. Ternyata penumpang juga mengapresiasi kebijakan pemerintah ini,” kata Sekretaris jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo (Jojo) di Jakarta, Selasa (27/6/201

Ke depan, pinta Jojo, manajemen PT kereta Api Indonesia (KAI) hendaknya bisa memfasilitasi dengan menyediakan ruang tunggu dan tempat duduk yang layak bagi penumpang termasuk mereka yang menunggu keberangkatan KA. Dengan begitu masyarakat bisa lebih nyaman menjelang dan selama perjalanan dengan KA.

Jojo juga menjelaskan persentase penumpang yang melakukan pengembalian tiket. “Setiap hari ada 500-600 penumpang yang mengembalikan tiket. Kalau penumpang ada 20 ribu berarti ada 2% tiket yang dikembalikan. Mereka sudah diinformasian di awal, uang akan dikembalikan setelah dipotong 25%,” jelas Jojo.

Menurutnya, hal ini wajar terjadi karena mungkin penumpang sudah membeli tiket dari jauh-jauh hari, namun ketika hari keberangkatannya ternyata ada halangan, seperti cuti yang belum keluar dan sebagainya. Penumpang sudah mengetahui aturan pengembalian tiket. Jika tiket dikembalikan, maka uang akan kembali setelah dipotong 25%, kemudian tiket tersebut dapat diperjualbelikan kembali.

Turut mendampingi dalam peninjauan hari ini, Sesditjen Perkeretaapian Popik Montanasyah dan Kepala DAOP 1 PT KAI Yusren. (helmi)