Angkasa Pura 2

Sekjen Kemenhub Imbau Masyarakat Gunakan Rest Area Maksimal 1 Jam

Koridor SDMSabtu, 1 Juli 2017
IMG-20170623-WA0053

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk menggunakan rest area seperlunya selama arus balik Lebaran 2017. Imbauanitu disampaikan guna menghindari kemacetan panjang terutama menjelang masuk rest area, SPU, atau kantong-kantong parkir di sepanjang jalur mudik Lebaran

“Bagi masyarakat yang sudah di dalam rest area, gunakanlah seperlunya, satu jam sudah lebih dari cukup. Sedangkan bagi masyarakat yang belum masuk rest area, tolong perhatikan jangan sampai Anda mengantri tapi menge-block jalan. Ikutilah arahan petugas kalau diminta untuk melanjutkan perjalanan hingga rest area berikutnya,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo saat meninjau Posko Terpadu Nasional Angkutan Lebaran Tahun 2017 pada Jumat (30/6/2017).

Menurut pria yang akrab disapa Jojo itu, waktu istirahat di rest area ada pengaturannya, yakni berkisar antara 30 menit hingga 1 jam. Pengaturan ini dibuat agar pemudik dapat istirahat secara bergantian.

Berdasarkan hasil pantauan dari posko, pergerakan lalu lintas untuk arus balik dari tol Cikampek, tol Cipularang dan tol Merak, serta Nagreg relatif lancar. Kemacetan justru terjadi sebelum tol Cikampek.

“Posisi data jam 11.50 WIB. Kemacetan justru terjadi sebelum tol Cikampek, yaitu di tol Cipali, tepatnya di rest area KM 103. Antrian ke belakang itu sampai KM 115, jadi kira-kira panjang antriannya sekitar 12 km. Demikian pula di rest area KM 130. Antrian ke belakang itu sampai KM 145, jadi kira-kira panjang antriannya sekitar 15km,” jelas Jojo.

Potret lalu lintas di jalan ini dapat menjadi perhatian semua pihak. Pada dasarnya infrastruktur rest area termasuk jalan, sudah cukup memadai untuk kondisi normal. Namun tidak didesain untuk mampu menampung beban pada kondisi puncak seperti saat ini. Oleh karena itu, Pemerintah hanya dapat melakukan langkah-langkah optimasi dan menghimbau masyarakat untuk menggunakan rest area seperlunya.

“Mohon perhatikan, untuk mobil setiap 4 jam istirahat minimum setengah jam. Sedangkan untuk pengemudi maksimal mengemudi 8 jam per hari. Kalaupun lebih dari 8 jam, harus ada pengemudi pengganti. Sementara untuk motor maksimal 2 jam harus istirahat, bahkan kalau sebelumnya sudah capek, segera istirahat,” tutup Jojo.(helmi)

loading...