Angkasa Pura 2

KSOP Pangkal Balam Komit Pastikan Kesiapan Sarana dan Prasarana Angleb

DermagaSelasa, 4 Juli 2017
IMG-20170704-WA0018

IMG-20170704-WA0022

PANGKAL PINANG (BeritaTrans.com) – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkal Balam, Adriawan SM Simanungkalit menegaskan, pihaknya komit memastikan kesiapan sarana dan prasarana pada angkutan Lebaran (angleb) 2017.

“Kami akan terus memastikan kondisi sarana dan prasarana yang digunakan oleh para pemudik serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan pelayaran,” tegasnya di Pangkal Pinang, Selasa (4/7/2017).

Hal tersebut kata dia, sejalan dengan imbauan Direktur Jenderal Perhubungan Laut tentang Keselamatan Pelayaran, agar para KSOP tidak mengizinkan kapal berangkat jika dalam kondisi tidak laik laut, penumpang di atas kapal melebihi kapasitas, alat keselamatan tidak cukup, ataupun jika cuaca tidak bersahabat.

“Dirjen Tonny tak pernah bosan mengingatkan kepada seluruh pihak baik regulator, operator, maupun masyarakat pengguna jasa transportasi laut untuk selalu mengutamakan keselamatan pelayaran tanpa adanya kompromi,” tuturnya saat menerima monitoring angleb dari kantor Pusat yang dipimpin Kasubag Humas Ditjen Laut Wusnu Wardana.

Lebih lanjut Adriawan menambahkan, para penumpang yang melakukan perjalanan melalui Pelabuhan Pangkal Balam, kebanyakan berasal dari Pelabuhan Tanjung Pandan Belitung yang kembali ke Pulau Bangka usai merayakan Lebaran di kampung halaman ataupun para wisatawan yang berlibur ke negeri Laskar Pelangi tersebut, dan sebagian lagi berasal dari/menuju Jakarta.

IMG-20170704-WA0019

Seperti diketahui, Pelabuhan Pangkal Balam terletak di Kota Pangkal Pinang yang merupakan Ibukota Provinsi Bangka Belitung. Bermula sebagai pelabuhan kecil yang hanya melayani kapal motor dan perahu layar, saat ini pelabuhan ini telah dilengkapi dengan beberapa dermaga sepanjang 446 m, lapangan penumpukan, gudang, kantor pelabuhan, terminal penumpang dan lapangan parkir.

“Saat ini tengah dilakukan pekerjaan renovasi terminal penumpang yang akan rampung pada Sepetember 2017, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi para penumpang,” ungkapnya.

Pelabuhan yang memiliki kedalaman kolam -3,5 mLWS ini melayani angkutan barang ekspor impor, perdagangan antar pulau dan angkutan penumpang dengan tujuan Jakarta, Tanjung Pandan, dan beberapa wilayah lain di sekitar Kepulauan Bangka Belitung. Sedangkan hinterland pelabuhan berpotensi untuk menghasilkan produk-produk pertambangan, pertanian, dan agroindustri dengan komoditas utamanya adalah timah, kaolin, pasir kuarsa, granit, karet, minyak kelapa sawit, dan lada.

“Pelabuhan lain yang berada di bawah wilayah kerja Pelabuhan Pangkal Balam antara lain Pelabuhan Belinyu, Pelabuhan Sungai Liat, dan Pelabuhan Sungai Selan,” tutup Adriawan. (omy)