Angkasa Pura 2

Begini Pengalaman Taruna Transportasi Reportase Arus Mudik Lebaran

SDMJumat, 7 Juli 2017
IMG-20170707-WA0049

JA Barata  tarunaa

JAKARTA (Beritatrans.com) – Keberhasilan Angkutan Lebaran 2017 tak lepas dari peran para taruna transportasi. Ada ratusan taruna ditugaskan di lapangan, baik di Posko Angkutan Lebaran diberbagai daerah di Indonesia sampai di berbagai titik kemacetan di sepanjang jalur mudik.

Namun ada pula mereka yang melaporkan secara langsung dari Posko Angkutan Lebaran di Kementerian Perhubungan. Sedikitnya ada 10 taruna terbaik perwakilan dari tiga kampus transportasi di Jabodetabek, yaitu STPI Curug, STIP Jakarta dan STTD Bekasi yang melaporkan secara langsung dan bisa dinikmati secara live melalui akun @kemenhub151.

Berkat kerja keras kerja Tim Pusat Komunikasi dan Informasi Publik (BKIP) Kementerian Perhubungan yang membimbing dan mempersiapkan para taruna, mereka bisa menyajikan laporan arus mudik dari berbagai daerah secara live.

Anggita STIP

Mereka itu antara lain, Fathia dan Anggie dari STPI Curug, Anggita, Aprin Ambarita dan Eva dari STIP Jakarta serta Ni Komang Risma, Ramawati Sri dan Faris dari STTD Bekasi. Mereka itulah yang bertugas secara bergilir menyampaikan hasil reportase Arus Mudik Lebaran 2017 di Kementerian Perhubungan RI.

Banyak pengalaman suka dan duka selama bertugas melaporan hasil liputan arus mudik dan balik Lebaran 2017 ini. Mereka adalah para taruna-taruni yang tugas utamanya adalah belajar bukan liputan atau menyiarkan hasilnya ke masyarakat.

“Banyak pengalaman yang kita peroleh selama tugas Reportase Arus Mudik Lebaran ini. Kita bisa belajar dan menyampaikan informasi aktual ke masyarakat. Selain itu, saya bisa berbicara dan wawancara langsung dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,” aku Fathia, kepada Beritatrans.com.

Pendapat sama disampaikan Anggita dari STIP Jakarta. Taruni Prodi KALK asal Kota Tangerang ini mengaku sangat surprise dan bangga bisa melaporkan liputan arus mudik 2017 ke masyarakat. Semoga bisa memberikan manfaat besar ke masyarakat khususnya para pemudik di seluruh Tanah Air.

“Senang sih, meski masih banyak yang harus dipelajari dan terus ditingkatkan di masa mendatang. Paling tidak, kita bisa berlatih berkomunikasi dan berinteraksi dengan banyak pihak termasuk para nara sumber selama Reportase Arus Mudik 2017,” kata Anggita.

IMG-20170704-WA0059

Sementara Ni Komang Risma asal STTD Bekasi juga menyampaikan pengalaman serupa. Yang pasti, kita bisa banyak belajar di Posko Angkutan Lebaran ini. “Sebelum reportase secara live, tentu kita harus menguasai masalah dan bisa menyampaikan dengan benar,” kata dara cantik asal Denpasar Bali itu.

Selama bertugas di Posko Angkutan Lebaran kita bisa sharing pengalaman, saling mengingatkan dan meningkatkan kemampuan terutama saat melakukan wawancara atau reportase arus mudik Lebaran 2017 ini.

“Terima kasih banyak kami sampaikan pada para mentor dari BKIP Kemenhub serta pihak lain yang membantu dan melatih kami sehingga bisa melaksanakan tuga reportase dengan baik,” tukas Komang lagi.

IMG-20170623-WA0081

Yang Penting Pelafalan Benar

Kepala Biro BKIP Kementerian Perhubungan JA Barata menyampaikan terima kasih dan selamat kepada para taruna yang telah membantu dan melakukan Reportase Arus Mudik Lebaran 2017. “Terima kasih semuanya. Semoga tahun depan bisa bergabung lagi, terutama bagi taruna junior,” kata Barata sambil menyalami mereka.

Dalam tugas reportase, menurut dia, seorang presenter harus bisa mengucapkan atau melafalkan narasi berita secara baik dan benar. Dengan begitu para pemirsa bisa langsung memahami konten yang kita sampaikan. “Jika sudah benar pelafalannya, baru ditingkatkan kecepatan dan intonasinya sesuai situasi berita itu disampaikan,” pesan Barata lagi.

Apapun yang terjadi, tambah dia, BKIP berterima kasih atas kerja keras dan dedikasi kalian para taruna transportasi selama menyampaikan reportase arus mudik Lebaran 2017. “Semoga menjadi awal yang baik. Ke depan, semoga bisa meningkatkan kinerja dan kualitas dimanapun kalian bekerja nanti,” tendas Barata.(helmi)