Angkasa Pura 2

Puskepi Sanksikan Kebenaran Kemenaker Akan Bekukan Operasional Vendor Angkutan BBM

Koridor SDMJumat, 7 Juli 2017
STOK BBM JATENG

JAKARTA (Beritatrans.com) – Direktur Puskepi Sofyano zakaria dan pengamat kebijakan energi menyanksikan kebenaran keputusan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) yang merekomendasikan untuk menutup operasional vendor atau perusahaan mitra pengangkut BBM di PT Pertamina Patra Niaga (PPN).

Jika kebijakan itu benar justru akan menjadi bumerang dan mengancam kelangsungan distribusi BBM ke seluruh Indonesia. Jika distribusi BBM terganggu apalagi langka, maka bisa mengamcam kelangsungan ekonomi dan mobilitas warga di negeri ini.

“Apa benar Kemenaker telah membuat keputusan resmi secara tertulis? Apakah hasil rapat di kemenaker sudah memenuhi prosedur yang dipersyaratkan Undang Undang atau telah disetujui dan disepakati secara tertulis oleh semua pihak yang terkait?” kata Sofyano mkepada Beritatrans.com di Jakarta, Jumat (7/7/2017).

Direktur Puskepi ini, penyelesaian perselisihan ketenagakerjaan antara mantan awak mobil tangki (AMT) mitra PPN tidak harus dimaknai dengan penghentian operasional suatu kegiatan. BBM sudah menjadi komodita sutama rakyat. Jika sampai tersendat apalagi langka BBM di pasaran, bisa memicu masalah sosial di masyarakat.

Selama ini, menurut Sofyano,angkutan BBM pertamina selama ini terbukti tetap berjalan seperti biasa. Artinya hanya sebagian kecil AMT yang melakukan tuntutan.

“PPN sebagai entitas bisnis tentu sudah mempunyai emergency plan dan diyakini memiliki AMT cadangan jika sebagain mereka mogok kerja. Di tengah isu dan ancaman mogok kerja AMT tentu pihak PPN sudah menyiapkan antisipasi yang terbaik,” kilah Sofyano.

“Jadi sangat tidak masuk akal sehat jika ada kebijakan yang justru bisa membuat terhentinya pelayanan BBM bagi masyarakat dibeberapa daerah,” tutup Sofyano.(helmi)