Angkasa Pura 2

100 Kapal Di Pekalongan Tunggu ABK

Dermaga Kelautan & PerikananSenin, 10 Juli 2017
100 kapal purseseine dan gilnet

PEKALONGAN (BeritaTrans.com) – Sekitar 100 kapal purseseine dan gilnet di Kota Pekalongan sampai sekarang belum melakukan aktivitasnya mencari ikan di tengah laut.

Selain ada beberapa kapal yang izin suratnya sudah habis masa berlaku, juga karena mereka masih memperbaiki peralatan jaring sambil menunggu anak buah kapal selesai silaturahim setelah lebaran.

”Dari 150 kapal besar jenis purseseine dan gilnet, baru sekitar 50 kapal yang sudah melaut dan 100 lainnya masih melakukan perbaikan jaring dan menunggu ABK selesai libur Lebaran,” kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pekalongan, Imamnu, kemarin.

Dihubungi Suara Merdeka, Imamnu menjelaskan, selain kapal purseseine dan gilnet, ada kapal kecil di bawah 30 gross tonnage (GT) yang jumlahnya 50 di Pelabuhan Perikanan Kota Pekalongan.

”Kapal-kapal ini tidak ada masalah, sehingga mereka langsung kembali melaut setelah merayakan Idul Fitri. Di tengah laut, mereka hanya memerlukan waktu setengah bulan dan kembali mendarat untuk melelang hasil tangkapannya,” katanya.

Dia menjelaskan, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sempat menghentikan kegiatan lelang pada saat Lebaran. Namun mulai 29 Juni lalu, lelang kembali dilakukan untuk membongkar ikan dari kapal-kapal yang sudah masuk selama Lebaran. ”Jadi soal lelang, tidak ada masalah lagi,” katanya.

Ketika ditanyakan tentang perpanjangan izin penggunaan alat tangkap cantrang, dia menyambut baik pada Pemerintah yang dinilainya perhatian terhadap nelayan kecil. Meski sudah tidak ada kapal cantrang di Pekalongan, namun adanya perpanjangan izin itu melegakan nelayan. (ani).

loading...