Angkasa Pura 2

Meriah Prosesi Penceburan Taruna Penerbang STPI Usai Terbang Solo

Kokpit SDMSelasa, 11 Juli 2017
STPI Capt Roy pilot

STPI pilot siramm

CURUG (Beritatrans.com) – Prosesi penceburan taruna penerbang ke Danau STPI yang sudah lulus terbang solo di kompleks STPI Curug, Senin (10/7/2017) berlangsung seru. Pimpinan dan instruktur pilot STPI, dan juga taruna dan orang tua taruna serta keluarganya ikut berbahagia bersama di Lapangan Perwira Angkasa.

Mereka berkumpul bahkan mengabadikan saat paling menumental dalam kehidupan seorang calon pilot di STPI itu melalui ponsel pintar miliknya. Lapangan Perwira Angkasa menjadi tempat pelaksanaan prosesi sakral yang menandai para taruna penerbang yang sudah berhasil melewati saat-saat paling krusial krusial dalam menjalani diklat sebagai calon pilot.

STPI Pilot olahraga2

Terbang solo merupakan saat paling krusial bagi siswa penerbang di dunia. Terbang solo menandai perubahan manusia sebagai makhluk darat ke makhluk udara dalam arti bisa menerbangkan pesawat sendiri tanpa bantuan instruktur atau sesama siswa penerbang.

Untuk mewujudkan kegembiraan atas prestasi terbang solo tersebut, STPI membuat tradisi penceburan ke kolam atau danau setelah siswa satu kelas berhasil terbang solo. Proses ini dimulai dari siswa yang terbang solo pertama disusul siswa berikutnya dan dipimpin oleh Ketua STPI Capt. Novyanto Widadi, S.Ap, MM di dampingi Kepala Jurusan Penerbang Capt. Ry PS Nainggolan.

Capt Novy siram2

Prosesi penceburan taruna penerbang usai terbang solo diawali dengan upacara resmi, menyanyikan Indonesia Raya, sambutan-sambutan baik dari Panitia Pelaksana, Kajur Penerbang dan Ketua STPI Curug.

Sebelum acara inti dimulai, para taruna penerbang melakukan persiapan dan olah raga bersama. Mulai jala di tempat, push up, skot jump dan lainnya. Setelah benar-benar siap, baru mereka diceburkan ke Danau STPI yang diawali dengan proses siraman air kembang yang diawali Ketua STPI Capt. Novyanto Widadi, S.Ap, MM.

STPI Capt. Roy foto

Tempat Berindah-Pindah

Dalam sejarahnya, menurut Capt. Roy Nainggolan, prosesi penceburan taruna penerbang setelah lulus terbang solo pernah dilakukan di berbagai tempat. Ada pula prosesi tersebut yang dilakukan di Home Base Rengat, Riau, kemudian Cilacap Jawa Tengah dan lainnya.

“Zaman saya dulu tahun 1993, prosesi penceburan dilakukan di Pasar Baru Jakarta Pusat. Ada pula yang d Situ Gintung atau tempat lainnya. Tahun ini, cukup di Danau STPI, karena lokasinya dekat dan cukup representatif untuk prosesi penceburan siswa penerbang tersebut,” kata Capt. Roy menjawab Beritatrans.com Senin (10/7/2017) petang.

STPI Cebur3

Usai siram air kembang, taruna penerbang diatwarkan mau didorong masuk ke Danau STPI, dilempar oleh instruktur atau didorong oleh orang tua masing-masing. Banyak pilihan mereka ajukan, dan tentunya mempunyai keunikan dan kepuasan tersediri.

Banyak pula orang tua taruna termasuk kaum ibu dengan penuh kasih sayang mendorong putranya masuk ke danau mengikuti prosesi calon pilot tersebut. Itukah romantika prosesi penceburan taruna penerbang usai terbang solo.

STPI Cebur4

Meski diakui, ada pula yang tidak dihadiri orang tua atau walinya. Bagi mereka itu akan diwakili oleh instruktur STPI mulai prosesisi siraman sampai memasukan mereka ke danau bersejarah tersebut.

Ekspresis kegembiraan itu diwujudkan sesuai selera dan kemauan masing-masing. Pokoknya seru, apalagi orang tua taruna datang dari tempat yang jauh. Ada orang tua taruna yang darang langsung dari Bangkok, Thailand. Meski diakui, ada pula orang tua taruna yang berdomisili di Legok, Tangerang, Banten, satu kelurahan dengan kampus STPI Curug.

Ekspresi kegembiraan serta aksi untuk mengabadikan momentum paling berbahagia itu mereka lakukan di tengah lapangan STPI tersebut. Ada yang minta foto bersama, bahkan Kajur Penerbangan STPI Capt. Roy PS Nainggolan ikut mengambil foto saat-saat berbahagia tersebut. Tidak sedikit orang tua yang mengambil foto bersama di depan taruna dan pimpinan STPI Curug.

STPI Siram Ortu2

Cium Sayang Seorang Ibu

Ada pula seorang anak yang mengabadikan prosesi penceburan taruna penerbang mulai olah raga bersama, penyiraman sampai saat mereka sudah berendah di Danau STPI tersebut.

Ada pula cium sayang dari seorang ibu sebelum prosesi siram dilanjutkan mendorong mereka ke danu STPI bersama 67 siswa penerbang yang tengah merayakan kebahagiaan itu.

STPI Ceburr

Menjelang akhir prosesi penceburan taruna penerbang ke Danau STPI, mereka berkumpul di susud danau tepatnya di depan instruktur penerbang dan menyampaikan terima kasih atas bimbingan dan arahan selama mereka menjalani diklat sampai bisa terbang solo. Saat itu meruakan momentum paling bersejarah dan akan ters diingat sepanjang hidup mereka kelak.(helmi)