Angkasa Pura 2

BBM Subsidi Dalam APBNP 2017 Turun Menjadi 16,1 Juta KL

Energi KoridorRabu, 12 Juli 2017
Jonan ESDM

JAKARTA (Beritatrans.com) – Volume bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam APBNP 2017 disepakati Pemerintah dan DPR turun menjadi 16, 1 juta kiloliter (KL) yaitu minyak tanah 0,61 juta KL dan minyak Solar 15,5 juta KL.

“Volume minyak Solar ini turun dibandingkan APBN 2017 yang ditetapkan sebesar 16 juta KL,” seperti dikutip Beritatrans.com dari laman esdm.go.id, Rabu (12/7/2017).

Seperti diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Komisi VII DPR menyepakati asumsi makro sektor ESDM dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) Tahun 2017

Penurunan ini antara lain karena realisasi hingga Juni 2017 mencapai 6,891 juta KL dan pada semester II diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 10% dari sektor transportasi.

Sementara, subsidi Solar untuk sektor transportasi tidak mengalami perubahan yaitu Rp500 per liter.

Sementara volume LPG 3 kg ditetapkan 6,5 juta ton, hampir sama dengan usulan Pemerintah sebesar 6,485 juta ton. Penurunan ini antara lain lantaran realisasi hingga Juni mencapai 3,096 juta ton. Sebelumnya dalam APBN 2017, volume LPG 3 kg ditetapkan 7,089 juta ton.

Untuk subsidi listrik diusulkan naik menjadi Rp 51 triliun. Angka ini naik dibandingkan APBN 2017 Rp 44,98 triliun.(helmi)