Angkasa Pura 2

Polisi Tetapkan Istri Jenderal Penampar Petugas Avsec Menjadi Tersangka

Aksi Polisi BandaraRabu, 12 Juli 2017
699ef485cfba59e3db9e38c49aefa5c2_630x420_thumb

2017-07-12 13.05.23

korban-penamparan

MANADO (BeritaTrans.com) – Kepolisian Resor Kota Manado, Sulawesi Utara menetapkan Joice Warouw sebagai tersangka kasus penamparan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto membenarkan hal tersebut.

“Ya (Joice tersangka),” kata Rikwanto saat dikonfirmasi, Rabu (12/7).

Namun, Rikwanto enggan menjelaskan lebih rinci perihal waktu penetapan Joice sebagai tersangka.

Insiden penamparan di Bandara Sam Ratulangi dilakukan Joice terhadap petugas Avsec saat hendak naik pesawat Batik Air ID-6271 tujuan Jakarta, pada Kamis (5/7), sekitar pukul 07.20 WITA.

Joice merupakan istri Direktur Materi Pendidikan Kedeputian Pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional Brigjen Johan Angelo Sumampouw.

Pemukulan terjadi saat Joice memasuki pemeriksaan X-Ray SCP 2. Alat detektor berbunyi saat Joice berjalan melewatinya.

Mendengar itu, dua petugas Avsec Bandara Sam Ratulangi, Jemy W. Hantouw dan Amelia Magreani memeriksa Joice lebih lanjut.

Mereka lantas meminta jam tangan yang dikenakan Joice dilepas untuk dimasukkan ke dalam pemeriksaan X-Ray dan ia kembali melewati alat detektor.

Namun, Joice tidak terima dengan aturan itu. Alih-alih menuruti aturan, Joice justru menampar petugas.

Kejadian itu diselesaikan di Polsek Bandara setelah Joice ditanya-tanya dan dimediasi.

Tak lama, dengan pengawalan dari polisi bandara ia melanjutkan perjalanan tapi tidak dengan pesawat semula.

Joice sendiri telah menyampaikan permohonan maaf dan penyesalannya. “Saya meminta maaf atas kejadian tersebut. Terima kasih,” ujar Joice usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Jumat, (7/7). (bon/sumber cnnindonesia.com).