Angkasa Pura 2

MRT Diuji Coba Juli 2018

EmplasemenKamis, 13 Juli 2017
4d1804b9-352e-46b3-bb32-77e022e31248

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan pekerjaan fisik Mass Rapid Transit (MRT) sudah mencapai 75 persen.

Djarot berharap pekerjaan fisik bisa mencapai 90 persen pada akhir tahun ini, dan selesai pada bulan Mei 2018. Pekerjaan fisik yang dimaksud adalah perbaikan jalan dan perbaikan trotoar.

“Saya sampaikan kepada Presiden dalam ratas, saya jamin bulan April-Mei semua pekerjaan sipil di jalan sudah tertata bagus, antara lain jalan diperbaiki, termasuk trotoarnya,” ujar Djarot di Balai Kota, Kamis (13/7).

Djarot berharap setelah MRT selesai pada bulan Mei atau Juni tahun depan, kereta untuk MRT sudah datang. Sehingga pada bulan Juli dan Agustus 2018 MRT sudah bisa diuji coba.

“Sehingga waktu Asian Games belum bisa dibuka untuk masyarakat. Tapi untuk official menikmati masih bisa. Untuk masyarakat belum,” ujarnya.

Djarot juga menyampaikan, ada kendala dengan Stasiun Haji Nawi, yaitu soal pembebasan lahan. Namun, Djarot sudah menyiapkan opsi lain apabila pembebasan lahan tidak bisa diselesaikan.

“Saya sampaikan, kami lagi banding atas keputusan PTUN yang memenangkan sebagian penggugat yang mematok harga tanah 1 meter Rp 60 juta. Padahal harga pembebasan lahan di sana paling tinggi Rp 30 juta. Kami akan banding, tapi nggak apa-apa itu tidak mengganggu,” kata Djarot. (ani/sumber jitunews.com).