Angkasa Pura 2

Pemerintah Indonesia Harus Berlaku Adil Pada Semua SPBU

Ekonomi & Bisnis Energi KoridorKamis, 13 Juli 2017
Sofyano Zakaria (SZ)

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pemerintah Indonesia membuat kebijakan bahwa bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium wajib dijual di seluruh SPBU. Namun seyogyanya Pemerintah juga menyadari bahwa SPBU yang ada bukanlah milik murni BUMN Pertamina.

“Dalam hal ini, Pemerintaha harus berlaku adil antara SPBU Pertamina dan SPBU milik swasta termasuk asing,” kata Direktur Puskepi Sofyano Zakaria saat dikonfirmasi Beritatrans.com di Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Menurutnya, Pemerintah maka seharusnya mewajibkan pula SPBU non Pertamina seperti SPBU Shell atau Total yang beroperasi di Indonesia untuk melakukan hal yang sama. Ini ada nilai adilnya.

Dikatakan, sebagian besar SPBU yang ada di Indonesia selama ini pada dasarnya bermitra dengan Pertamina. “Dalam hal ini pada dasarnya para pengusaha SPBU hanya terikat perjanjian dalam membeli dan menjual BBM milik Pertamina,” jelas Sofyano.

Jika para pengusaha SPBU atau juga BUMN Pertamina diharuskan menjual BBM jenis Premium yang sudah kurang diminati konsumen, menurut Sofyano, maka Pemerintah tidak pantas untuk melakukan intervensi atas hal ini.

Disisi lain, tambah Puskepi, harus dipahami bahwa walau BBM jenis Premium bukanlah BBM bersubsidi namun ternyata harga jualnya tetap dalam kendali pemerintah dan inilah yang mungkin menjadi penyebab SPBU milik swasta asing seperti Shell dan Total tidak tertarik menyediakan dan menjual BBM Premium tersebut.

“Pedagang manapun pasti tidak akan menolak menjual produk apapun jika produk yang dijualnya menguntungkan,” tanfdas Sofyano.(helmi)