Angkasa Pura 2

KNKT: Kebakaran Kapal Terjadi Karena Gagal Memadamkan Kobaran Api Saat Kecil

Dermaga SDMJumat, 14 Juli 2017
IMG-20170714-WA0126

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kasus kebakaran kapal di Indonesia terlebih kapal-kapal nelayan yang bahannya dasar dari kayu dan sampai menelan korban karena kegagalan kita memadamkan kobaran api saat masih kecil.

Demikian disampaikan Ketua KNKT Dr.Ir. Soerjanto Tjahjono saat memberikan pengantar pada media release kasus KM Zahro Express dan FGD di Pelabuhan Kaliadem, Jakarta Utara, Jumat (14/7/2017).

Oleh karena itu, lanjutnya para nelayan yang mengoperasikan kapal-kapal kayu termasuk  di Kaliadem perlu banyak belajar kepada Dinas  Pemadam Kebakaran bagaimana teknis memadamkan api dan menghindari kasus kebakaran kapal terus berulang.

Selama ini banyak pelaut termasuk yang beroperasi di Kalidem  belum semua menguasai teknis memadamkan api serta upaya pencegahan di masa mendatang.

Menurut Soerjanto,  KNKT bersama Dirkappel dan Dishubtrans DKI Jakarta sengaja menggelar acara FGD dan mengundang para nelayan dan pemilik  kapal yang dioperasikan di Kaliadem. Saat ini tercatat ada puluhan kapal tradisional yang dioperasikan untuk angkutan  penumpang di Pelabuhan Kaliadem.

Silakan Bertanya dan Belajar

“Dalam pertemuan ini ikut hadir Dinas Pemadam Kebakaran dan para nelayan bisa bertanya dan belajar bagaimana memadamkan api dan mencegahnya tidak terulang lagi,” jelas Soerjanto.

Dari catatan KNKT,  hampir setiap minggu ada kasus kebakaran kapal di Indonesia. Dan sayangnya, belum semua kasus itu bisa ditangani dengan baik serta korban jiwa serta harta semaksimal mungkin.

KNKT, tambah Soerjanto tidak ingin kasus kebakaran kapal terus terjadi di Indonesia. “Semua yang menjadi penyebab kecelakaan khususnya kebakaran kapal harus dicari guna menghindari kasus serupa terulang lagi,” harap Soerjanto.

 ”KNKT bersama pihak terkait terus memberikan sosialisasi dan pencerahan pada para nelayan, bagaimaba bisa mencegah dan menangani kasus kebakaran kapal,” tandas Soerjanto.(helmi)

loading...