Angkasa Pura 2

Dirjen Tonny Puji Reaksi Cepat KSOP Kotabaru Selamatkan KM Madani Nusantara yang Kandas

Another NewsSabtu, 15 Juli 2017
IMG-20170715-WA0020

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A Tonny Budiono memuji hasil reaksi cepat KSOP Kotabaru dalam operasi penyelamatan/evakuasi seluruh penumpang kapal KM. Madani Nusantara yang terkoordinir dengan baik sehingga seluruh penumpang dapat diselamatkan.

“Kuncinya adalah kecepatan reaksi terhadap kejadian di laut dan komunikasi serta koordinasi yang lancar dengan pihak-pihak terkait. Hal ini harus terus dipertahankan dan harus ditingkatkan,” tegas Tonny di Jakarta, Sabtu (15/7/2017) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal KM Madani Nusantara bertolak dari Pelabuhan Samudera Batulicin pada hari ini pukul 13.30 WITA dan mengalami kandas pada pukul 14.45 WITA pada posisi 03-27-3489 S / 116-02-2299 E, sekitar 3,5 NM dari Pelabuhan Batulicin.

IMG-20170715-WA0021

Saat menerima laporan, KSOP Batulicin langsung bergerak dan menerjunkan jajarannya untuk melakukan evakuasi 116 penumpangnya.

Kepala Kantor KSOP Kotabaru, Aprianus Hangky menyebutkan pihaknya langsung berkoordinasi dengan PT. Pelindo III (persero) Cabang Kotabaru, PT. ASDP Cabang Batulicin, PT. Jembatan Nusantara (PT. Prima Vista) dan Polair Batulicin.

“Kami mengirimkan Kapal Patroli KPLP, TB. Lestari Abadi milik PT. Pelindo III Cabang Kotabaru, KMP. Mahakam Raya, KMP. Jembatan Musi II dan KMP. Gading Nusantara untuk mengevakuasi para penumpang secepatnya,” ujar Hangky.

Aksi cepat tanggap darurat didukung Nakhoda kapal yang memerintahkan kru kapal menurunkan penumpang dengan 13 unit life raft. Mengingat daerah sekitar kapal kandas cukup dangkal dan sangat berbahaya bagi kapal-kapal yang membantu untuk langsung sandar berdampingan dengan KM. Madani.

IMG-20170715-WA0014

“Kondisi saat ini semua penumpang telah dievakuasi dengan kapal TB. Lestari Abadi serta speed boat Patroli KPLP KSOP Kotabaru dan beberapa kapal lainnya. Para penumpang diturunkan di dermaga ferry penyeberangan milik PT. ASDP cabang Batulicin dan selanjutnya seluruh penumpang ditangani PT. Jembatan Nusantara (PT. Prima Vista),” tutur Hangky. (omy)