Angkasa Pura 2

Istri Jenderal Penampar & Petugas Avsec Akhirnya Berdamai

Aksi Polisi BandaraSabtu, 15 Juli 2017
images (22)

MANADO (BeritaTrana.com) – Tawa lepas terlihat dari Joice Wowor dan Elizabeth Wehantouw, dua sosok wanita yang pekan lalu menjadi sorotan publik, setelah viralnya video penamparan yang terjadi di Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado.

Joice Wowor adalah pelaku penamparan dan Elizabeth Wehantouw yang menjadi korban penamparan yang dilakukan oleh Joice yang merupakan istri seorang pejabat kepolisian berpangkat Brigadir Jenderal.

Jumat, 14 Juli 2017 sekira pukul 18.10 Wita, keduanya keluar dari ruangan Kepala Kepolisian Resort Kota Manado sembari bersalam-salaman. Di hadapan wartawan, Joice tertawa lepas.

“Terima kasih banyak semuanya, ya,” kata Joice yang didampingi penasehat hukum dan suaminya Brigadir Jenderal Johan Sumampouw, sembari tertawa-tawa.

Joice sendiri datang sekira pukul 16.40 Wita di Polres Kota Manado yang berada di akses jalan menuju Jembatan Soekarno Kecamatan Wenang. Dirinya sendiri langsung menuju ke ruangan unit perlindungan perempuan dan anak yang berada di lantai 2 kantor Polres Kota Manado tersebut.

Tak lama kemudian, Elizabeth Wehantouw, korban penamparan bersama dengan rekan sesama petugas Aviation Security, Amelia yang juga melaporkan Joice karena juga mengalami kekerasan, tiba di kantor Polres Kota Manado didampingi pimpinan Angkasa Pura 1 Manado.

Sementara, pertemuan ini sendiri berlangsung sekira 90 menit lamanya, sebelum kemudian keduanya keluar dengan berjabat tangan dan melempar tawa lepas kepada para wartawan.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian sempat ke Manado menemui korban penganiayaan, ketika berita penamparan oleh istri pejabat kepolisian itu tengah hangat. Ia mengatakan kasus penamparan petugas Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, telah diselesaikan secara damai.

Ia menyebut Joice Wowor, pelaku penamparan telah meminta maaf dan Elizabeth Wehantouw, korban penamparan telah memberi maaf.

“Saya ucapkan terima kasih karena ternyata korban sudah memaafkan Nyonya Joice Wowor,” tutur Kapolri Tito, Minggu, 9 Juli 2017. (dien/sumber: tempo.co).