Angkasa Pura 2

DAMRI Dapat Kontrak Angkut Haji Di 7 Kota, 3 Kota Lagi Menyusul

KoridorRabu, 19 Juli 2017
damri haji

JAKARTA (BeritaTrans.com) –Selain menang tender angkutan jamaah haji tahun ini dari maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Airlines, Perum DAMRI juga mendapat kontrak pengangkutan haji di tujuh kota.

“Kontrak ini untuk pengangkutan jamaah haji dari kota ke embarkasi atau asrama haji. Jadi kontraknya dengan penyelenggara haji di daerah. Bukan kontrak dengan pihak maskapai,” ungkap Plt. Direktur Utama Perum DAMRI, Sarmadi Usman, kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, Rabu (19/7/2017).

images (2)

Sejauh ini, dia mengemukakan DAMRI sudah mendapatkan kontrak dengan tujuh kota yakni Bandar Lampung, Pangkal Pinang, Jambi, Palembang, Pontianak, Palangkaraya, dan Makassar.

Tiga kota lagi masih proses negosiasi. “Yakni Gorontalo, Kendari & Palu,” jelas Sarmadi Usman sambil mengemukakan total nilai kontrak dengan sepuluh daerah itu senilai Rp3,5 miliar.

Sebelumnya Sarmadi Usman mengungkapkan Perum DAMRI menang tender angkutan jamaah calon haji dari dua maskapai yakni Garuda Indonesia & Saudi Airlines via Ayuberga.

Kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan, Rabu (19/7/2017), Sarmadi Usman mengemukakan jumlah jamaah calon haji dari Garuda Indonesia sebanyak 155.130 orang dengan 406 kloter di enam embarkasi.

Embarkasi itu yakni Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Bandara Adi Sumarmo, Solo, Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, dan Bandara Lombok, Mataram.

IMG-20170719-WA0007

Sedangkan jamaah calon haji Saudi Airline/Ayuberga berjumlah 131.890 orang dengan 305 kloter di tiga embarkasi.

Embarkasi tersebut yakni Bandara Sltn Mahmud Badaruddin II, Palembang, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, serta Bandara Juanda, Surabaya.

Sarmadi Usman mengemukakan pelayanan jamaah haji ini dioperasikan dengan 131 bus dan 25 truk.

“Keberangkat/phase I mulai 28 Juli 2017 hingga 26 Agustus 2017. Phase ke II/Kepulangan mulai 6 September 2017 sampai 6 Oktober 2017,” ungkap mantan General Manager Perum DAMRI Angkutan Khusus Bandara Soekarno-Hatta itu. (awe).

Foto: Tri Wahyono E, ASM Teknologi Informasi Perum DAMRI