Angkasa Pura 2

BPPTL Mantapkan Eksistensinya Sebagai Kampus Pelaut Ternama di Indonesia

SDMKamis, 20 Juli 2017
IMG-20170720-WA0118

IMG-20170720-WA0117

JAKARTA (Beritatrans.com) – Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BBTL) Jakarta makin memantapkan eksistensinya sebagai kampus pelaut ternama di Tanah Air. Bangunan kampus serta SDM pengajarnya terus dibenahi dan ditingkatkan kualitasnya.

BPPTL Jakarta selain menyelenggarakan diklat teknis bagi aparatur khususnya Ditjen Perhubungan Laut  dan UPT di seluruh Indonesia juga siap membuka Diklat Pelaut (DP) V pembentukan.

Kampuz BPPTL Jakarta terus menambah fasilitas  diklat mulai ruang kelas, asrama, ruang kantor dan pimpinan. Selian itu, BPPTL juga dilengkapi ruang simulator dan lab Bahasa Inggris  bagi para siswanya.

Gedung asrama siswa di BPPTL tengah  direvovasi menjadi ruang kelas mulai tingkat l sampai lV. Dengan begitu nanti bisa menampung siswa yang lebih banyak lagi.

Selain itu, lahan di bagian belakang hasil peuasan area  kampus BPPTL tengah  dibangun menjadi kolam latih dan BST terutama bagi siswa pembentukan dan peningkatan siswa kepelautan.

Di tengah-tengah kampus BPPTL Jakarta ada lapangan upacara dan bisa juga dimanfaatkan untuk olah raga  atau arena bermain bagi siswa yang sedang on campus di sore hari.

Sementara, jalan-jalan di kampus BPPTL juga bisa difungsikan sebagai jogging track bagi siswa dan staf BPPTL terutama setiap hari Jumat pagi.

Hasilkan Lulusan Terbaik

Kepala BPPTL Jakarta Dr. Capt. Mashudi Rofik, Kamis (20/7/2017) mengajak keliling kampus pada Kepala BPSDMP Dr Djoko Sasono dan Kapusbang SDM Perhubungan Laut  Capt. Arifin Soenardjo, M.Hum serta rombongan meninjau fasilitas  diklat kepelautan di kampus BPPTL Jakarta.

Dengan fasilitas diklat yang makin baik dan lengkap, lanjut Capt. Mashudi Rofik pihaknya optimis BPPTL  Jakarta makin maju dan bisa memberikan pelayanan diklat yang makin baik pula.

“Seluruh fasilitas dan sarana diklat termasuk Lab dan Perpustakaan BPPTL yang makin lengkap akan mampu mendukung keberhasilan proses diklat kepelautan yang  ada.”

“Pada akhirnya mampu menghasilkan lulusan yang makin baik  berkualitasnya serta memiliki daya saing global,”  tegas Capt. Mashudi Rofik.(helmi)