Angkasa Pura 2

PGN-ASDP Kerja Sama Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Bahan Bakar Kapal

DermagaSelasa, 25 Juli 2017
IMG20170406170356

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT ASDP Indonesia Ferry resmi bekerjasama dalam peningkatan pemanfaatan gas bumi melalui operasional kapal.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) itu disebut sebagai Joint Study dengan ASDP di lintas Merak-Bakaheuni.

“Kita namakan joint study karena berencana untuk menggunakan kapal ferry penyeberangan berbahan bakar ganda,” kata Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim dalam keterangan tertulis yang diterima BeritaTrans.com, Selasa (25/7/2017).

Menurutnya, dengan kesepakatan tersebut PGN dan ASDP dapat melakukan kajian bersama untuk pengoperasian kapal baru dengan dual fuel. Kapal yang akan melintas Merak-Bakauheni nantinyaz atas kerja sama tersebut akan menggunakan bahan bakar dengan komposisi 70 persen liquefied natural gas (LNG) dan 30 persen solar.

“Penggunaan LNG akan lebih optimal digunakan di laut daripada Compressed natural gas (CNG). Volume gas yang diangkut bisa memenuhi perjalanan dari Bakauheni ke Merak,” ungkap dia.

Direktur Utama ASDP Faik Fahmi merespon positif terkait kajian operasional kapal baru tersebut. Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 5 Tahun 2006 Tentang Kebijakan Energi Nasional dan peraturan internasional terkait pengaturan bahan bakar gas untuk kapal.

“Diharapkan kerja sama ini bisa berdampak pada efisiensi penggunaan kapal baru yang melintas di Merak-Bakauheni. Tentunya juga ramah lingkungan karena menggunakan dua bahan bakar,” tutur Faik. (omy)

loading...