Angkasa Pura 2

5 Hal Ini Perlu Dilakukan dalam Wujudkan Layanan Transportasi Multimoda

KoridorRabu, 26 Juli 2017
IMG-20170726-WA0080

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Perencanaan dan Pengembangan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Suharto mengatakan, untuk mewujudkan layanan transportasi multimoda, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian pemerintah.

“Pertama, terwujudnya dokumen tunggal pengangkutan barang dengan memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Harto pada Fokus Grup Discussions (FGD) tentang Review Penyelenggaraan Angkutan Multimoda di Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Kedua, lanjut dia, adalah pembangunan sistem informasi logistik nasional yang terintegrasi secara elektronik (Inalog). Yakni revitalisasi sistem Inaportnet (goods vessels), pilar program Indonesia National Single Windows (INSW) di samping System Tradenet oleh Otoritas Pelabuhan untuk pemetaan flows of goods melalui automasi domestic manifest.

Ketiga, penyelenggaraan Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM).
Keempat, terwujudnya angkutan antarmoda/multimoda pada kawasan – kawasan ekonomi di Indonesia.

“Terakhir, adalah mewujudkan Integrasi sistem logistik ASEAN dan Asean Framework Agreement On Multimodal Transport (AFAMT), dimana setiap negara anggota ASEAN segera membentuk competent national body,” tutur dia.

Badan tersebut, berwenang memberikan sertifikat registrasi bagi operator transportasi multimoda yang akan beroperasi di kawasan negara – negara ASEAN.

“Dari kelima isu di atas, saya berharap dengan adanya forum ini dapat memunculkan gagasan atau solusi terbaik untuk implementasi angkutan multimoda kedepan,” kata Harto. (omy)

loading...