Angkasa Pura 2

Indonesia-Singapura Selenggarakan Workshop Implementasi Konvensi The Maritime Labour

Dermaga SDMKamis, 27 Juli 2017
IMG_20170727_101939

JAKARTA (BeritaTrans.com) -Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menunjukkan komitmennya terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan pelaut dengan menyelenggarakan Workshop on Implementation of the Maritime Labour Convention di Hotel Merlynn Park, Jakarta, Kamis (27/7/2017).

Workshop ini diselenggarakan menurut Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt. Rudiana, di bawah kerangka kerjasama antara Ditjen Hubla dengan Maritime and Port Authority of Singapore (MPA Singapore), yang tertuang dalam hasil pertemuan the 10th Meeting of DGST-MPA Singapore Training MoU yang diadakan di Bali November 2016 lalu.

“Workshop ini merupakan salah satu program pelatihan yang bertujuan memberikan pengetahuan mengenai pendekatan praktis dalam menginterpretasi dan menerapkan MLC 2006 serta membahas bagaimana para pemangku kepentingan dapat mengimplementasikan konvensi dimaksud secara efektif,” jelas Rudiana.

Perhelatan ini diikuti 25 peserta dari kantor pusat Ditjwn Hubla, kantor Syahbandar Kelas Utama serta kantor KSOP Kelas I dan II yang memiliki kualifikasi sebagai marine inspector atau port state control officer yang bertugas kurang lebih selama lima tahun.

“Untuk mendalami lebih jauh tentang MLC, Singapura mengirimkan dua orang expert dari Maritime and Port Authority of Singapore (MPA) selaku narasumber,” papar dia.

Mereka, lanjutnya, akan bertukar informasi bagaimana menginterpretasi dan mengimplementasikan MLC 2006 dan mendiskusikan apa yang harus dipersiapkan para stakeholders dalam mematuhi ketentuan dalam konvensi tersebut.

“Melalui workshop ini, peserta dapat mengetahui gambaran umum MLC, tanggung jawab pemilik kapal, sertifikasi, dan dokumen di atas kapal, serta ketentuan-ketentuan bagi flag sate control dan port state control,” pungkas Rudiana. (omy)

loading...