Angkasa Pura 2

LOT Polish Airlines Akan Layani Warsawa-Bandara Soetta

KokpitJumat, 28 Juli 2017
LOT Polish Airlines

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dalam acara penerimaan pesawat jenis Boeing Dreamliner 787-800 baru, unit ke-8, yang telah mendarat di Warsawa, CEO LOT Rafał Milczarski mengatakan bahwa jalur penerbangan baru akan dibuka “ke timur maupun barat.”

Bandara Soekarno-hatta dan Singapore dipandang maskapai penerbangan asal Polandia itu sebagai tujuan yang sangat dinanti dan menjanjikan.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima kumparan (kumparan.com), rencana LOT Polish Airlines untuk membuka penerbangan ke Indonesia disambut antusias oleh KBRI Warsawa yang mengupayakan LOT Polish Airlines dapat bekerjasama dengan Garuda Indonesia dalam melayani penerbangan tersebut.

Pembukaan penerbangan komersial berjadwal akan semakin meningkatkan konektivitas Indonesia dan negara-negara di Eropa Tengah, Timur, Scandinavia dan Baltic, khususnya Polandia. Penerbangan ini akan memberikan kontribusi sangat signifikan bagi people-to-people contact, peningkatan nilai perdagangan, dan kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Pada tahun 2016, kunjungan wisatawan Polandia ke Indonesia mencapai lebih dari 28.000 orang yang didorong oleh adanya penerbangan charter Warsawa – Denpasar 2 kali dalam sebulan oleh LOT Polish Airlines. Angka ini diproyeksikan akan meningkat menjadi sekitar 42.000 pada tahun 2017.

Pilihan LOT untuk membuka penerbangan ke Indonesia bukan tanpa alasan. Berkaca pada passanger load penerbangan charter ke Denpasar yang dimulai sejak tahun 2016 yang selalu penuh menunjukkan bahwa terdapat market yang sangat besar dan perlu digarap lebih serius.

Tidak hanya wistawan Polandia yang bepergian ke Indonesia untuk berwisata tetapi juga para pengusaha yang mencari peluang bisnis ke Indonesia yang semakin meningkat. Hal ini sejalan dengan program pemerintah Polandia untuk mendorong ekspansi perusahaan-perusahaan Polandia ke luar negeri.

Ekspansi LOT juga melirik pasar penumpang di Timur Jauh. Saat ini LOT baru melayani rute Tokyo, Seoul, dan Beijing di kawasan Timur Jauh. Ke depannya, dengan pertimbangan potensi bisnis yang besar antara Polandia dan negara-negara di kawasan ini, LOT sedang mengkaji secara serius untuk membuka penerbangan ke Asia Tenggara. Singapura dan Jakarta menjadi dua destinasi pilihan utama LOT Polish Airlines yang akan di jajaki.

Peremajaan dan penambahan armada serta pembukaan rute-rute baru ke berbagai kota di dunia merupakan bagian dari strategi ekspansi LOT Polish Airlines untuk menjadi maskapai kelas dunia. Pada tahun 2017, LOT telah membuka destinasi baru yaitu Los Angeles, Newark, Seoul, Tokyo, Stutgart, Kaliningrad dan Astana. Dengan demikian secara total sejak awal 2016, LOT telah membuka 29 destinasi baru. LOT melayani penerbangan ke 42 negara di dunia yang mana 29 di antaranya adalah negara-negara di Eropa.

Warsawa sebagai basis operasi dari LOT Polish Airlines merupakan kota strategis di tengah-tengah Eropa dan menjadi penghubung penting di kawasan Eropa Tengah dan Timur, mengingat waktu tempuh antara Warsawa dan berbagai kota di Eropa lainnya hanya sekitar 1,5-2 jam penerbangan.

Selain itu, dalam rangka peremajaan dan penambahan armada, pihak LOT Polish Airlines juga telah memesan beberapa pesawat Boeing 737-800 NG dan mulai tahun 2018 akan tiba jenis Boeing 737-MAX 8, di samping 3 buah Boeing 787-900 yang diperkirakan mulai tiba bulan April 2018. Pesawat Boeing 787-900 yang memiliki jelajah terbang lebih jauh dapat terbang non-stop misalnya dari Warsawa ke Perth Australia, atau ke Santiago de Chile.

Saat mendandatangani kontrak pembelian pesawat baru beberapa waktu yang lalu di Seattle, Milczarski tidak dapat menutupi kepuasannya. Dia mengatakan pihaknya sangat senang dengan mitra yang serius, percaya pada strategi yang ambilnya dan mendukungnya, serta dapat memberi penghematan bagi LOT jutaan dollar dalam beberapa tahun mendatang.

Wakil Presiden Boeing Monty Oliver dalam sebuah wawancara dengan “Rzeczpospolita” menambahkan bahwa LOT merupakan pelanggan yang unik bagi perusahaannya Boeing, sebenarnya bukan sebagai pelanggan. Namun lebih sebagai mitra baris pertama di Eropa yang memutuskan 12 tahun yang lalu untuk membeli pesawat jenis ini. (ani/sumber kompuaran.com)

← Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya →
loading...