Angkasa Pura 2

Ini Penjelasan Garuda Terkait Layanan Penerbangan Haji di Bandara Minangkabau

KokpitSabtu, 29 Juli 2017
IMG-20170729-WA0143

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Manajemen Garuda Indonesia menegaskan bahwa penerbangan embarkasi Padang Jumat (28/7/2047) dan Jakarta hari ini Sabtu (29/7/2017) berjalan dengan lancar dan tepat waktu sesuai schedule yang ditentukan.

Sehubungan dengan pemberitaan di sebuah online terkait penerbangan di Bandara Padang tidak bisa berputar, berikut penjelasan PLH VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono.

1. Penggunaan pesawat Boeing 777-300ER di Bandara Minangkabau merupakan antisipasi atas meningkatnya jumaah jemaah haji Indonesia (meningkat 37%), dan telah melalui prosedural perizinan dengan seluruh stakeholder otoritas penerbangan dan telah melalui serangkaian proofing flight dan risk assessment.

2. Garuda Indonesia menyampaikan komitmennya bahwa keselamatan penerbangan merupakan prinsip utama yang diterapkan dalam setiap penerbangannya dan semua penerbangan Garuda sudah terencana dengan matang (by planned) yang mengacu pada prinsip dan prosedur dari otoritas di Indonesia dan Internasional.

3. Untuk penggunaan Boeing 777-300ER di Padang, Otoritas bandara Minangkabau, Garuda Indonesia dan Dirjen Perhubungan Udara telah melaksanakan Risk Assessment dan proofing flight.

4. Membuat dua simulasi atas penggunaan pesawat B777-300 ER untuk penerbangan haji di Bandara Minangkabau pada kamis (27/7) yaitu (1) melakukan turning di ujung landasan, dan (2) dilakukan towing test pada pesawat, dimana dua duanya mengacu kepada prosedur dan keselamatan penerbangan. Risk Assessment tersebut juga iikuti oleh ahli / expert dari Boeing.

5. Setelah dilakukan dua simulasi tersebut, maka mengingat kondisi yang ada maka seluruh pihak yang terlibat memutuskan untuk melaksanakan prosedur towing pada pesawat haji Boeng 777-300ER di Bandara Minangkabau karena keputusan itu dianggap terbaik dan memenuhi prosedur keselamatan penerbangan.

6. Proses towing pesawat hanya memerlukan waktu 19 menit dan tidak mengganggu penerbangan regular lainnya di Bandara Minangkabau.

7. Menunjuk surat Dirjen Perhubungan Udara no : AU.201/37/10//DRJU-DIRJEND-2017, maka Dirjen Perhubungan Udara mengizinkan pengoperasian Boeing 777-300ER di Bandara Minangkabau menggunakan towing yang telah diatur dalam persyaratan khusus.

“Setiap operasi penerbangannya, khususnya penerbangan haji, Garuda selalu menjunjung tinggi keselamatan penerbangan dan telah melakukan seluruh prosedur standar,” tutur Hengki.

Prosedur standar kata dia, mengacu pada otoritas penerbangandi Indonesia dan Internasional, serta berkoordinasi intens dengan seluruh stakeholder untuk memastikan program nasional penerbangan haji berjalan lancar, selamat, dan nyaman. (omy)