Angkasa Pura 2

Kapal Tongkang Patah Di Sungai Barito

DermagaMinggu, 30 Juli 2017
2017-07-30 19.08.32

BARITO UTARA (BeritaTrans.com) – Kapal tongkang patah saat melintas di Sungai Barito, kawasan Teluk Siwak Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah,

Kabar soal patahnya tongkang, yang diduga memuat batubara, itu diposting di akun facebook Royke Umpulumayu, Minggu (30/7/2017).

Karam dan patahnya kapal tongkang itu saat ditarik oleh tugboat Bengkalis I.

Sejauh ini belm diketahui penyebab patahnya kapal tersebut dan posisi persis kejadian.

Sebelumnya, Pemerinyah Kabupaten Barito Utara mewajibkan setiap kapal laut yang berlayar di pedalaman Sungai Barito di kawasan Teluk Siwak Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melapor ke petugas pos darmaga.

Kewajiban lapor itu berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2012 tentang Pengawasan Terhadap Angkutan Kapal yang berlayar di perairan pedalaman dalam wilayah Kabupaten Barito Utara.

Setiap kapal laut, LCT GT 700, kapal imbal, kapal tiung dan rakit kayu yang berlayar atau lewat di Teluk Siwak tersebut.Bagi kapal besar yang akan melintas wajib lapor sebelum melintas di wilayah tersebut dengan petugas pengurus pandu alam atau petugas Pos Pengawasan Peredaran Hasil Hutan.

Keberadaan pandu alam Teluk Siwak itu untuk membantu tugas pihaknya, agar kapal yang melintas diwilayah itu dapat lolos, karena daerah itu dangkal dengan alur yang relatif dapat berubah.

Teluk Siwak adalah alur sungai yang cukup berbahaya untuk kapal – kapal Tug Boat yang menarik Tongkang Batubara dari hulu sungai Barito.
Sering Tongkang kandas karena salah alur.

Alur yang dalam ditempat tersebut sangat sempit, di kiri kanan alur adalah gosong pasir.

Alur ini hanya bisa dilewati jika air pasang kalau hujan di hulu sungai, yaitu di daerah Muara Teweh, Puruk Cahu dan sekitarnya. (gus).