Angkasa Pura 2

Inilah Faktor Dominan Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Saat Angleb 2017

Aksi Polisi KoridorJumat, 4 Agustus 2017
Menhub Luwansa2

JAKARTA (Beritatrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan beberapa faktor dominan yang menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Angkutan Lebaran (Angleb) tahun 2017 kemarin.

Data yang dihimpun di Posko Nasional Angleb menyebutkan, faktor manusia menyumbang 61 persen penyebab kecelakaan di jalan raya. Sisanya sebanyak 30 persen faktor prasarana dan lingkungan serta 9 persen karena faktor kendaraan.

“61 persen ini angka yang luar biasa. Sebabnya karena lalai, mengantuk atau tidak mahir menggunakan kendaraan. Kita harus mampu mengedukasi manusia agar dia lebih meningkatkan disiplin untuk tidak terjadi kecelakaan,” ujar Menhub Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada acara Focus Group Discussion (FGD) Keselamatan Transportasi Publik Jalan Raya di Hotel JS Luwansa, Jakarta (3/8/2017).

Lebih lanjut menurut Menhub fenomena kecelakaan yang disinyalir bersumber dari faktor teknis kendaraan (rem blong) mengemuka dalam beberapa peristiwa kecelakaan angkutan umum akhir-akhir ini. Penyebabnya bisa karena terjadi malfungsi pada sistem rem, kurangnya perawatan, mutu dan sistem rem yang tidak memenuhi persyaratan ambang batas, atau juga karena faktor lingkungan yang mempengaruhi kondisi kendaraan.

“Rem blong pada kendaraan juga dapat disebabkan cara mengemudi yang salah ataupun tabiat pengemudi yang tidak sesuai dengan aturan. Ini termasuk merupakan faktor manusia juga,” tutur Menhub.

Pada dasarnya, lanjut pemenuhan persyaratan teknik laik jalan kendaraan tidak semata menjadi tanggung jawab pemerintah dalam hal ini unit pelaksana uji berkala kendaraan, namun juga tanggung jawab pemilik dan pengemudi kendaraan. Mereka juga mempunyai kewajiban merawat pemenuhan persyaratan kelaikan kendaraannya.

Focus Group Discussion (FGD) Keselamatan Transportasi Publik Jalan Raya ini diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan PT Jasa Raharja dan Harian Kompas dengan Keynote Speaker Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Hadir sebagai pembicara pada diskusi ini Kepala Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan Gede Pasek Suardika, Direktur Registrasi & Identifikasi Korlantas Polri Brigjen. Pol. Risyafuddin Nursin, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Yan Sibarang dan Direktur Utama Jasa Raharja Budi Setyarso.(helmi)