Angkasa Pura 2

SP JICT Terus Mogok & Kecam Surat Peringatan Direksi Kepada 541 Pekerja

DermagaJumat, 4 Agustus 2017
IMG-20170804-WA0000-600x400

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Aksi mogok ratusan karyawan JICT hari kedua (Jumat/4/8/2017) terus berlanjut. Sementara Direksi JICT” mengeluarkan surat peringatan tingkat pertama kepada 541 karyawan yang mengikuti aksi mogok.

Sekjen SP JICT, Firmansyah mengecam sikap Direksi JICT mengeluarkan surat peringatan tingkat pertama kepada 541 pekerja yang mogok.

Kebijakan Direksi JICT diduga sebagai upaya intimidasi dan pemberangusan terhadap aksi Serikat Pekerja.

Sekretaris Jendral SP JICT Firmansyah mengatakan
“Pekerja dengan terpaksa melakukan aksi mogok sebagai perjuangan terakhir untuk menuntut hak sesuai kesepakatan Direksi sebelumnya yang belakangan diingkari.”

Sementara itu untuk mengamankan aksi mogok karyawan JICT, Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengerahkan 543 petugas dipimpin Wakapolres Kompol M Dafi Bastomi.

Wakapolres memerintahkan kepada
anggota Sat Lantas segera menempati ploting sudah ditentukan untuk kelancaran arus barang keluar masuk pelabuhan Tanjung Priok.

Kompol M Dafi Bastomi minta Kabag Operasi mengatur penempatan anggota karena pada
hari ini juga ada unjuk rasa warga Kalibaru di Terminal Petikemas NPCT 1.

Sekjen SP JICT Firmansyah nengecam sikap Direksi dan beberapa stakeholders dengan sengaja menghembuskan isu pekerja JICT sudah menerima gaji besar. Padahal pendapatan Direksi JICT yang paling besar yakni Rp 4,1 miliar per tahun.

SP JICT menuding Direksi sengaja ingkar janji (wanprestasi) untuk membayar hak hak pekerja bahkan membiarkan JICT rugi ratusan miliar/minggu sebagai dampak aksi mogok karyawan.

Prestasi buruk Direksi ini patut dicurigai sebagai bagian dari gerakan konspirasi untuk memuluskan penjualan aset nasional JICT. (wilam)