Angkasa Pura 2

Angkut 6.500 Ton Pupuk, Kapal Georgia Sejahtera Kandas Di Alur Pelabuhan Belawan

DermagaSabtu, 5 Agustus 2017
3675_Kapal-Penangkut-Pupuk-6500-Ton-Kandas-di-perairan-Belawan

BELAWAN (BeritaTrans.com) – Kapal kargo MV Georgia Sejahtera bermuatan 6.500 ton pupuk sudah beberapa hari ini masih kandas di perairan Belawan, Sumatera Utara,

Kandasnya kapal sejak 28 Juli 2017 itu mengakibatkan arus kapal yang keluar masuk ke Pelabuhan Belawan terganggu.

Informasi Waspada di lapangan menyebutkan, kapal datang dari Jakarta dan tiba diperairan Belawan pada hari Jumat (28/7) siang.

Setelah kapal memasuki perairan langsung menginformasikan ke Sahbandar Utama Pelabuhan Belawan untuk meminta agar kapal yang akan masuk tersebut dipandu.

Sekitar 30 menit kemudian datang kapal tugboat membawa pandu dari kantor Syahbandar Belawan langsung naik ke atas kapal dan membawa kapal untuk disandarkan di dermaga Pelabuhan Belawan, guna membongkar muatan pupuknya sebanyak 6500 ton.

Tapi baru saja kapal tersebut berjalan sekitar 15 menit, secara tiba-tiba kapal tersebut kandas di Boy 9, yang jarak tempuhnya menggunakan boat sekitar 15 menit dari dermaga BICT Gabion Belawan.

Oleh pandu, kapal MV Georgia Sejahtra dicoba dimundurkan (gostan), tapi upaya itu gagal. Begitu juga saat kapal dimajukan juga tidak bisa bergerak. Kapal semakin terjepit di pasir laut.

Najhoda kapal dan Pandu akhirnya minta bantuan tiga kapal tugboat untuk menarik kapal yang kandas tersebut. Namun tiga kapal tugboat tersebut juga tak mampu menarik kapal sehingga kapal semakin terbenam di dalam pasir laut. Hingga kini kapal tersebut masih lego jangkar di Boy 9 hingga h Rabu (2/8/2017).

Syahbandar Utama Pelabuhan Belawan melaui humasnya, Waspina, saat dikonfirmasi wartawan Rabu (2/8/2017) pihak syahbandar sudah rapat dengan agen kapal, PT Persero Pelabuhan l Cabang Belawan dan Otoritas Pepabhan untuk mengamankan agar kapal yang kandas tersebut segera dievakuasi.

Sementara itu, ativis LSM Perjuangan Hukum dan Politik (PHP) Sumut Armen Tanjung mempertanyakan penyebab kapal itu kandas di alur walau setiap tahun APBN membiayai pengerukan alur dan kolam pelabuhan.

Seperti dikutip danberita.com, Armen mengemukakan pihak Otoritas Pelabuhan Belawan telah melakukan pengerukan alur Pelabuhan Belawan yang didanai APBN 2013 sebesar Rp76,8 miliar, 2014 sebesar Rp77,1 miliar, dan 2015 sebesar Rp90.18 miliar serta 2016 sebesar Rp78,6 miliar. (dien).