Angkasa Pura 2

Kapal Riset Geomarin III Beroperasi Mencari Rumah Minyak Baru di Indonesia

Dermaga EnergiSelasa, 8 Agustus 2017
Kapal Geomarin lll

CILEGON (Beritatrans.com) – Kapal Riset Geomarin III milik Badan Litbang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) salah satunya adalah melakukan survei sesuai kebutuhan industri minyak dan gas bumi (migas) di Tanah Air. Bersama Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Hasil survei tersebut akan disiapkan untuk wilayah kerja (WK) Migas di Ditjen Migas kementerian ESDM. Dengan kata lain, hulu dari WK Migas adalah survei dan pemetaan potensi migas.

“Kapal ini tujuannya mencari “rumah” di mana ada lokasi minyak. Tapi soal isinya, nanti itu berupa WK Migas yang akan ditawarkan kepada investor. Investor yang harus melakukan eksplorasi. Kapal (Geomarin III) ini adalah ‘cikal bakal’ terjadinya WK Migas yang dilelang oleh Ditjen Migas,” ujar Dirjen Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial di Jakarta.

Sementara itu, Deputi Pengendalian Pengadaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto, menilai peran Kapal Geomarin III juga cukup besar, terutama saat WK Migas yang dilelang sudah mendapatkan pemenang .

seperti dilansir laman esdm.go.id, investor setelah berkontrak dengan SKK Migas, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas wajib melakukan survei seismik. Dalam Pedoman Tata Kerja Nomor 007 Buku Kedua Revisi 04 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa (PTK007 Revisi 04) disebutkan bahwa SKK Migas dapat melakukan penunjukkan langsung bagi instansi Pemerintah untuk melakukan survei seismik.

“Setelah WK dilelang, ada pemenang lelang, KKKS berkontrak dengan SKK Migas. Dalam kontrak ada komitmen eksplorasi pasti ada kegiatan seismik, wajib melakukan seismik sekian kilo meter. Inilah peran kapal (Geomarin III) ini, bisa digunakan untuk melakukan seismik,” jelas Djoko Siswanto.

Selama ini KKKS dalam pengadaan seismiknya dilakukan dengan lelang, ternyata ESDM punya kapal sebagus ini. Tadi disampaikan bahwa Litbang didorong untuk Badan Layanan Umum (BLU).

“Kami di SKK Migas telah membuat regulasi baru PTK 007 revisi empat, untuk instansi Pemerintah bisa kita tunjuk langsung. Ini kesempatan kerja sama antara SKK dengan Badan Litbang ESDM dalam rangka penggunaan kapal ini oleh KKKS,” tegas Djoko Siswanto.(helmi)