Angkasa Pura 2

Maraknya Kios BBM Pertamini Harus Dimaknai Sebagai Lapangan Usaha Baru

Ekonomi & Bisnis EnergiSelasa, 8 Agustus 2017
Kios BBM Pertamini

JAKARTA (Beritatrans.com) – Maraknya kehadiran kios-kios penjualan bahan bakar minyak (BBM) yang diberi nama Kios BBM Pertamini, harusnya ditangkap sebagai peluang yang bisa menjadikan lapangan usaha baru dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Kios BBM Pertamini itu harusnya dijadikan pula peluang bagi Pemerintah untuk mencegah terjadinya penjualan BBM diluar SPBU dengan harga yang jauh dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah,” kata Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik Indonesia (Puskepi) Sofyano Zakaria kepoada Beritatrans.com di Jakarta, Selasa (8/8/2017).

Dikatakan, masyarakat Indoensia perlu mengetahui bahwa Kios BBM Pertamini adalah kios BBM non Pertamina yang tidak ada hubungan serta keterikatan apapun dengan Pertamina.

“Pemerintah dan Pertamina seharusnya melihat keberadaan Kios BBM ini sebagai peluang bisnis dan bagian dari mata rantai distribusi,” jelas Sofyano.

Keberadaan Kios BBM Pertamini yang telah ada saat ini dapat diyakini tidak memenuhi ketentuan yang diatur dalam UU No.22 tahun 2001 tentang Migas.

“Karena tidak memenuhi ketentuan yang berlaku, kualitas BBM dan akurasi takaran BBM yang dijual di Kios Pertamini , tentu menjadi pertanyaan,” papar Sofyano.

Demikian pula terhadap peralatan dan faktor amannya peralatan juga masih tandatanya besar.

Dia tambhakan Puskepi, Pertamina sebaiknya segera melahirkan dan menangani kelahiran Kios BBM yang memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku.

“Kios BBM yang ditangani Pertamina pasti akan menjamin kualitas BBM dan harga jualnya,” tandas Sofyano.(helmi)