Angkasa Pura 2

Hasil Rapat Dipimpin Kasudinaker: Surat Peringatan II Direksi JICT Tidak Dilaksanakan

DermagaKamis, 10 Agustus 2017
IMG-20170809-WA0018-600x400

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Surat Peringatan (SP) II yang diterbitkan manajemen Jakarta International Container Terminal (JICT) sepatutnya tidak dilaksanakan meskipun di kemudian hari terkonfirmasi keabsahannya.

Demikian hasil rapat dipimpin Kepala Sudinaker dan Transmigrasi Jakut Dwi Untoro Rabu (9/8/2017). Rapat nembahas Surat Peringatan I dan II manajemen PT JICT kepada peserta mogok kerja pada 3-7 Agustus 2017.

Rapat yang digelar di Kantor Sudinaker Jakut juga dihadiri antara lain Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, I Nyoman Gede Saputra, Ketua Umum.SP JICT Nova Sofyan Hakim dan Ketua Dewan Pelabuhan Tanjung Priok Sungkono Ali. Sedangkan direksi PT JICT tidak hadir.

Rapat menyepakati semua pihak termasuk manajemen PT Jakarta International Cointainer Terminal (JICT-red) diminta menghormati aksi mogok pekerja JICT. Karena mogok adalah hak dasar pekerja yang sah sampai Pengadilan Hubungan Industrial menyatakan sebaliknya dengan putusan berkekuatan hukum tetap.

Dwi Untoro mengatakan peserta rapat juga minta agar semua operasional pelayanan kapal serta bongkar muat di JICT dikembalikan ke kondisi semula sebelum mogok berlangsung.

Rapat juga menyepakati bahwa SP JICT mengakhiri aksi mogok untuk kepentingan nasional yang lebih besar, kata Untoro melalui WhatsApp
,

Seperti diberitakan sebelumnya, sehari setelah mogok berakhir (8/8/2017) malam , manajemen JICT
menyampaikan Surat Peringatan II kepada peserta mogok dengan sanksi antara lain pemotongan gaji
pokok 10 % dan bonus produksi dikurangi 30 %.

Sementara, Direksi JICT ketika mau dimintai konfirmasi tidak bisa dihubungi. BeritaTrans.com mencoba menghubungi Dirut PT JICT Gunta Prabawa tapi telponnya tidak aktif. (wilam)