Angkasa Pura 2

Polisi Bayar Pakaian Yang Dicuri, Lalu Menghadiahkan Ke Pencurinya

Aksi Polisi Perspektif Bang AweKamis, 10 Agustus 2017
niran-jeyanesan.jpg.size.custom.crop.900x650

TORONTO (BeritaTrans.com) – Kisah berikut ini mungkin dapat menginspirasi kita untuk bijak ketika menghadapi satu persoalan, termasuk di dalamnya dalam mengelola permasalahan menyangkut aksi kejahatan ringan.

Eksplorasi persoalannya, penyebabnya, lalu bersikap jernih untuk membangunn solusi. Tidak menyeret persoalan ke ranah hukum, apalagi main hakim sendiri.

Berikut kisahnya:

Seorang pencuri di Toronto, Kanada, yang tertangkap mencuri setelan pakaian untuk wawancara kerja mendapat kesempatan kedua dari polisi yang datang untuk menangkapnya.

Petugas polisi itu, Niran Jeyanesan mengatakan kepada CP24 bahwa petugas jaringan pertokoan Walmart menangkap seorang pria 18 tahun yang mencoba mencuri jas, dasi, dan kaus kaki.

Ia berkata, ketika tiba di TKP ia menyadari bahwa pelaku mencuri barang-barang tersebut untuk sebuah wawancara kerja.

Ia kemudian memutuskan untuk melepaskan pelaku dan membeli barang-barang tersebut dan memberikannya.

“Pemuda ini sedang menghadapi kesulitan sendiri dalam dan ia sedang berusaha membereskan semua itu untuk mencukupi kebutuhan keluarganya dan mencoba mendapat kerja,” kata Jeyanesan.

“Orang ini tidak mempunyai sumber daya.”

“Ia ingin mendapatkan pekerjaan itu. Itu yang ada di pikirannya. Kendati, memang dia benar-benar membuat kesalahan (dengan mencuri).”

Berbicara kepada BBC, atasannya memuji tindakan Jeyanesan.

“Menahannya tidak akan menguntungkan siapapun,” katanya.

“Saya menyambut baik tindakan itu; semua masalah diselesaikan oleh tindakan yang diambil petugas (Jeyanesan).

“Hal ini menekankan lagi tujuan kami menjadi panutan positif di masyarakat.” (agus w).

Sumber: bbc.com
Foto: thestar.com