Angkasa Pura 2

Tim Jupiter TNI AU Siap Tampil Pada Hari Jadi WARA

Destinasi Hankam KokpitKamis, 10 Agustus 2017
HM Kisha Menari di udara

JAKRTA (Beritatrans.com) – The Jupiter, Tim Akrobatik TNI AU akan menampilkan kemahirannya menari di udara di Kota pelajar Yogyakarta, pada Sabtu (12/8/2017).

Momentum itu bersamaan dengan perayaan hari jadi Wanita Angkatan Udara (WARA) yang akan dipusatkan di Kota Yogyakarta pada hari tersebut.

Para pejabat elit militer dan sipil dijadwalkan akan hadir para perayaan tersebut. Mereka pun praktis akan menyaksikan aksi terbaik pada penerbang akrobatik TNI AU tersebut.

Pada event tersebut, Tim Akrobatik TNI AU akan kembali menampilkan aksi terbaiknya menghibur tamu undangan dan warga masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

Dibawah komando Letkot Pnb. HM. Kisha, Tim Jupiter TNI-AU terus berlatih keras untuk memantapkan penampilan mereka menjelang hari jadi WARA tersebut.

Seperti dilansir akun facebook The Jupiter One, Letkot Pnb HM. Kisha, mengunggah aksi akrobatik udara yang sangat spektakuler di atas udara Yogyakarta, sepetti dikutip beritatrans.com, Kamis (10/8/2017).

Beberapa pesawat akrobatik terbang dengan berbagai formasi dengan efek asap putih menari di udara dan sangat memukau masyarakat yang melihatnya.

HM Kisha Merapi

Panorama Gunung Merapi

Di bagian lain, Tim Akrobatik The Jupiter juga memposting saat terbang melintasi Gunung Merapi, dengan pemandangan di pagi hari yang cerah.

Gunung paling aktif di dunia itu tampak masih tertidur lelap dan hanya di puncak kepundan yang tertutup kabut putih, sehingga kepulan asapnya tidak terlihat jelas.

Namun gurat-gurat dan tebung di punggung Gunung Merapi sangat menakjubkan dan sangat untuk dilewatkan dari pesawat yang terbang rendaha di atasnya.

Gunung Merapi selain mempinyai sisi negatif terutama saat erupsi, juga menawarkan panorama yang sanggat menawan jika dilihat dari ketinggiam.

Bukan hanya awak Tim Jupiter, tapi penumpang pesawat udara dari dan menuju Yogyakarta bisa menikmati indahnya pemandangan Gunung Merapi yang indah dan damai kala tidak erupsi.(helmi)