Angkasa Pura 2

Runway Ketiga Bandara Soetta Berkapasitas 114 Pergerakan Pesawat Tiap Jam

BandaraJumat, 11 Agustus 2017
images (1)

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Landasan pacu ketiga (runway 3) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) apabila beroperasi bisa menampung 114 pergerakan pesawat per jam yang saat ini hanya 72 pergerakan per jam.

“Kalau sudah terbangun bisa 114 ‘aircraft movement’ (pergerakan pesawat),” ungkap Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin
usai penyerahan Sertifikat ISO 9001:2015 di Tangerang, Jumat (11/8/2017).

Dia menjelaskan saat ini prosesnya masih pembebasan lahan, yaitu baru sekira 30% atau 70 hektare dari lahan yang dibutuhkan, yaitu 216 hektare.

Awaluddin mengatakan pembangunan landasan pacu ketiga tersebut, termasuk untuk pembangunan jalur penghubung (taxi way) antara parkir (apron) ke landasan pacu.

“Bulan ini mau persiapan ‘taxi way’ dulu, kemudian runway posisinya 500 meter dari ‘runway’ utara,” katanya.

Awaluddin menargetkan pembebasan lahan bisa selesai tahun ini agar sudah bisa beroperasi pada awal 2019.

“Kalau kita bisa selesaikan (pembebasan lahan) tahun ini, penyelesaianya bisa 12 sampai 14 bulan atau sekira triwulan I 2019 selesai ‘taxi way’ dan runway,” katanya.

Landasan pacu tersebut akan memiliki panjang 3.000 x 40 meter yang bisa didarati pesawat berbadan besar, sekelas Boeing 777.

Menyusul pembangunan landasan pacu ketiga, AP II juga akan membangun Terminal 4 yang saat ini masih persiapan kajian teknis ‘detailed engineering design’ (DED).

“DED tahun depan, kemudian verifikasi dulu, prosedurnya kan begitu, baru masuk ke dalam masterplan bandara. Insya Allah proses ‘procurement’ dan konstruksi mudah-mudahan sudah bisa dimulai 2019,” katanya.

Dia menambahkan, Terminal 4 akan berada di seberang Terminal 3 di sekitar Kawasan Soewarna. (bon).

Sumber: okezone.com.