Angkasa Pura 2

Kemhub Ajak Pengguna Jasa Mencintai Terminal

KoridorSabtu, 12 Agustus 2017
IMG-20170812-WA0004

FB_IMG_1502500962091

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ungkapan tak kenal maka tak sayang sepertinya pas untuk dipadukan dengan ajakan Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Darat kepada masyarakat pengguna jasa angkutan umum, untuk mencintai terminal.

Ya, Direktur Prasarana Transportasi Darat Jujun Endah Wahyuningrum berusaha mengajak pengguna jasa bukan sekadar datang, tunggu bus, dan berangkat, tanpa memerhatikan lingkungan dalam terminal dan melakukan budaya tertib dan bersih.

“Di terminal masih ditemukan pengunjung yang buang sampah dan meludah sembarangan, padahal tempat sampah sudah disiapkan di area tunggu dan lainnya,” jelas Jujun kepada BeritaTrans.com, Sabtu (12/8/2017)

Tak hanya itu saja, di area terminal masih juga ditemukan orang yang bertelanjang dada dan bersikap yang membuat ketidaknyamanan pengunjung lainya.

“Dengan ‘mencintai’ terminal maka pengguna jasa dan pengunjung akan merasa memiliki dan lebih aware untuk berperilaku lebih tertib,” kata dia.

Selain itu, kepada pengunjung dan pengguna jasa agar tidak merokok di dalam area terminal, karena akan mengganggu yang lainnya.

“Bahaya perokok pasif akan menimpa pengunjung yang lain terutama ibu hamil dan anak-anak, yang semestinya harus kita lindungi bersama,” imbuhnya.

Jujun mengemukakan, saat ini pemerintah tengah berupaya maksimal memperbaiki pelayanan di terminal tipe A yang melayani angkutan antar kota dan antar propinsi (AKAP), sebagai konsekuensi dari Undang-Undang No. 23 tahun 2014.

“Upaya bangun gedung dengan fasilitas saja ternyata tidak cukup. Namun harus dibarengi dengan membentuk budaya tertib dan disiplin pihak-pihak terkait dengan operasional terminal termasuk pengguna jasa,” tutur Jujun.

Diharapkan ke depan, terminal bus bisa setara dengan terminal penumpang di bandara. Bukan sekadar fasilitas, tetapi juga aktifitas dengan mengutamakan budaya tertib dan disiplin.

“Karena saya perhatikan, tidak ada di Bandara yang buang sampah sembarangan dan sebagainya,” ujarnya.

Dia menegaskan, penetapan maskot “Terminal Bus A Wow Jauh Lebih Keren” oleh Dirjen Perhubungan Darat harus menjadi semangat bersama untuk menjadikan terminal sebuah fasilitas publik yang benar-benar tertib, tepat, teratur, dan nyaman bagi seluruh masyarakat penggunanya. (omy)