Angkasa Pura 2

Ledakan Di Galangan Krakatau Shipyard Tak Pengaruhi Penyelesaian Kapal KM Kendhaga Nusantara 14

DermagaSabtu, 12 Agustus 2017
2017-08-12 23.40.22

SERANG (BeritaTrans.com) – Musibah ledakan Kapal KM Kendhaga Nusantara 14 di areal galangan PT Krakatau Shipyard diyakini tak berpengaruh dalam penyelesaian kapal pesanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan tersebut.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Hubla Bay M Hasani mengemukakan mengemukakan musibah yang terjadi
di Desa Pulo Ampel, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Jumat (11/8/2017), itu hanya menyebabkan kerusakan satu dari 24 blok kapal.

“Tinggal diganti saja satu blok itu. Pekerjaan lain bisa diselesaikan dengan baik dan insya Allah tepat waktu. Pihak galangan menyatakan seperti itu,” tutur Bay kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, Sabtu (12/8/2017).

Dia mengemukakan kapal itu bahkan diharapkan bisa di-launching pada September atau Oktober 2017. “Diharapkan Desember 2017 sudah bisa dioperasikan. Karena memang jadwal penyelesaian pekerjaan sampai akhir tahun,” jelasnya.

Sebelumnya mantan Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok itu menjengkuk tiga korban luka pada musibah kecelakaan kerja di Galangan Krakatau Shipyard yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, Sabtu (12/8/2017).

Seperti diketahui ledakan tersebut, lima orang tewas dan empat orang mengalami luka-luka.

Informasi yang diperoleh, ledakan di kapal tersebut terjadi pukul 08.00 WIB saat pekerja sedang melakukan pengelasan di dalam badan kapal. Tiba-tiba terjadi ledakan keras di lokasi pengelasan. Pelat beterbangan dan pegawai tertimpa material kapal.

Kelima korban tewas diketahui bernama Safrudin, Ifon Efendi, Yadi, Supri, dan Misri. Sedangkan korban luka-luka adalah Ali, Dani, Asmara, dan Rusman.